Waspada Hemangioma yang Muncul Saat Bayi Lahir

183

Demosmagz.com – Waspadai tanda lahir pada buah hati anda yang sering muncul ketika baru lahir seperti benjolan merah yang muncul pada kulit bayi anda itu bisa jadi tumor jaringan lunak yang disebut Hemangioma.

Hemangioma adalah pertumbuhan abnormal pembuluh darah yang berlebihan sehingga membentuk tumor pembuluh darah yang terdapat pada kulit atau organ internal, terutama hati. Sebagian besar kasus, hemangioma ditemukan saat lahir sehingga sering disebut sebagai tanda lahir strawberi karena bentuknya yang menonjol kemerahan dan elastis pada kulit. Sebagian lainnya berkembang pada bulan-bulan awal kehidupan.

Hemangioma bisa terdapat di bagian tubuh manapun, namun paling sering ditemukan di kulit kepala, punggung, dada, atau wajah. Penyakit ini termasuk jenis tumor pembuluh darah yang tidak ganas dan jarang menimbulkan komplikasi. Kemunculan hemangioma biasanya terjadi beberapa bulan setelah bayi lahir. Sekitar 50 persen hemangioma menyusut ketika anak berusia 5 tahun dan pada akhirnya memudar setelah usia 10 tahun. Hemangioma   umumnya tidak membutuhkan pengobatan, kecuali jika pertumbuhannya sangat besar dan mengganggu.

Hemangioma kulit berkembang ketika sekelompok pembuluh darah tumbuh secara berlebihan dan bersama-sama membentuk benjolan tunggal. Para ahli belum mengetahui secara persin mengapa pembuluh darah ini tumbuh bersama-sama sekelompok seperti ini, tetapi hal ini diduga bahwa disebabkan oleh protein tertentu yang diproduksi di plasenta selama kehamilan.

Ada beberapa kemungkinan meningkatnya faktor risiko seperti di bawah ini:

  • Genetika atau faktor keturunan
  • Bayi yang terlahir prematur
  • Berjenis kelamin perempuan

Diagnosis hemangioma bisa dilakukan hanya melalui pemeriksaan fisik. Sebagai penunjang diagnosa, dapat dilakukan pemeriksaan dengan Dopler ultrasound untuk melihat peredaran darah yang melalui area hemangioma guna membedakannya dengan ruam lain yang memiliki ciri sama (misalnya rubella, campak, atau akrodermatitis). Pemeriksaan ini juga dapat membantu dokter untuk memastikan apakah hemangioma bertambah besar, menetap atau menyusut. Jika pertumbuhan  hemangoma terlihat tidak biasa atau memunculkan luka, maka dapat dilakukan pemeriksaan darah atau biopsi kulit.

Pengobatan hemangioma dilakukan adalah jika pertumbuhannya mengganggu penglihatan. Dalam kasus tersebut, penanganannya bisa dengan pemberian obat atau operasi laser. Obat-obatan yang bisa diberikan adalah:

  • Kortikosteroid. Obat ini dapat diberikan secara oral, topikal, atau disuntikkan pada lokasi di mana hemangioma muncul. Efek samping yang mungkin terjadi setelah menggunakan kortikosteroid meliputi gangguan pertumbuhan, kadar gula darah atau tekanan darah yang tinggi, dan katarak.
  • Obat penghambat beta (beta blocker). Pada kasus ringan, dapat diberikan timolol dalam bentuk gel. Sedangkan untuk kasus yang parah, diberikan propranolol oral. Efek samping yang dapat muncul dari penggunaan obat-obatan kelompok ini adalah mengi, peningkatan gula darah, dan peningkatan tekanan darah.
  • Vincristine. Obat ini diberikan jika hemangioma sudah mengganggu penglihatan atau pernapasan. Pemberian vincristine dilakukan melalui suntikan setiap bulan.

Metode pengobatan dengan laser dapat dilakukan untuk menghentikan pertumbuhan hemangioma dan mengatasi rasa sakit yang muncul. Operasi laser juga dapat mengurangi perubahan warna kulit setelah hemangioma sembuh. Beberapa efek samping yang mungkin terjadi dari pengobatan hemangioma melalui operasi laser adalah nyeri, perdarahan, bekas luka, serta perubahan warna kulit.

Komplikasi Hemangioma, Pada umumnya hemangioma tidak berbahaya dan tidak terasa sakit, namun dalam beberapa kasus bisa menyebabkan perdarahan, infeksi, atau menjadi luka terbuka yang terasa sakit. Pada kasus yang jarang terjadi, hemangioma bisa menyebabkan gangguan pada pernapasan, penglihatan, pendengaran, atau mengganggu kelancaran buang air kecil dan buang air besar, tergantung pada letak dan ukuran hemangioma.Tulisan di kutip dari berbagai sumber (kahar)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY