Warga Losari Ramaikan Haul Pangeran Angkawijaya

343

 

BUAT BERITA

Cirebon Demosmagz.com – Selasa kemarin tepatnya pukul 13.00 terlihat keramaian warga dipelataran kantor desa Mulyasari kecamatan Losari menandakan keguyuban dan semangat memperingati 71 tahun kemerdekaan Indonesia.  keramaian tersebut dikarenakan sedang berlangsungnya acara ritual agama dan budaya yaitu “Syukuran Desa  (sedekah bumi)  Haul Pangeran Angkawijaya dan sesepuh desa Mulyasari serta peringatan HUT Indonesia ke 71”.

Acara berisikan ritual doa dan tahlil serta tausiyah keagamaan oleh ulama yang berisikan tujuan sedekah bumi serta Haul itu sendiri. Acara ini merupakan awal dari runtutan acara budaya untuk mengenang jasa seorang wali yang merupakan keturunan kanjeng maulana syekh Syarif hHidyatulloh yaitu pangeran Angkawijaya.

Dari runutan silsilah bahwa Panembahan Losari adalah anak dari perkawinan pasangan Ratu Wanawati (Cirebon) dengan anak keturunan Raja Demak, Pangeran Dipati Carbon. Beliau  diyakini pada masa hidupnya diabad ke 16 adalah ahli agama dan seni. Konon motif batik corak Mega Mendung, corak Gringsing adalah hasil dari buah kreasinya.

Dalam sambutannya R. H Tosin selaku perwakilan kesultanan kasepuhan cirebon menuturkan “bahwa sosok Pangeran Angkawijaya adalah sosok yang harus dikenang karena memiliki jasa sebagai seorang ulama penyebaran islam, “Dan Harus kita ketahui Pangeran Angkawijaya atau dikenal Panembahan Losari merupakan arsitektur yang mendesain kereta singa barong dan Paksi Nagaliman yang menjadi salah satu warisan dan ikon wilayah  cirebon”. Acara pun ditutup dengan tausiyah dan doa sebagai bentuk syukur masyarakat desa mulyasari terhadap nikmat yang diberikan Allah SWT atas melimpahnya hasil bumi yang ada di desa tersebut.(rangga)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY