Tips Asyik Agar Mudah Lulus TOEFL

235


Demosmagz.com –   TOEFL (Test of English as a Foreign Language) adalah salah satu model pengujian untuk menilai atau mengukur tingkat kecakapan berbahasa inggris bagi mereka yang tidak menggunakan bahasa inggris sebagai bahasa ibu (non-native speaker).

Secara umum, TOEFL digunakan sebagai salah satu syarat untuk studi di luar negeri, terutama negara-negara yang meggunakan bahasa Inggris. Namun TOEFL juga biasanya digunakan sebagai persyaratan masuk S-2 dan S-3 di dalam Negeri, bahkan adapula sebagai salah salah satu syarat kelulusan mahasiswa S-1 di Universitas-universitas ternama di Indonesia. Belakangan ini, TOEFL sudah mulai digunakan dalam dunia kerja sebagai salah satu mekanisme perekrutan atau jenjang karir.

Batas minimal skor TOEFL berbeda-beda, hal tersebut disesuaikan kebutuhan di berbagai perguruan tinggi atau instansi lainnya. Dalam tes ini, ada empat bagian yang akan di ujikan diantaranya listening compreehension (menyimak pembicaraan lisan), structure and written expression (untuk mengetahui kemampuan gramatikal), reading comprehension (pemahaman teks-teks tertulis), dan test of english written (TWE) merupakan tulis menulis bahasa inggris, namun tidak semua TOEFL menggunakan TWE.

Persiapan umum mempelajari tes TOEFL diantaranya mempersiapkan diri dengan kemampuan-kemampuan dasar dalam bahasa Inggris. Kenali bentuk-bentuk perintah (direction) dalam tes TEOFL karena memiliki pola kompetensi yang baku. Biasanya soal-soal TOEFL bercerita tentang sisi-sisi kehidupan di luar negeri, sebagaian besar tentang Amerika.

Mulailah belajar dengan cara-cara yang lebih menyenangkan, misalnya dengan mendengarkan musik dan menonton film berbahasa inggris. Dengan demikian sobat akan terlatih dengan kosa kata dan cara pengucapan bahasa inggris. Cermati dan simak pula kata demi kata dan kalimat-kalimatnya.

Kemudian biasakan membaca bacaan berbahasa inggris. Meskipun hanya sekilas, hal ini untuk melatih kemampuan membaca cepat yang nantinya akan berguna dalam reading comprehension dalam TOEFL. Pada bacaan tersebut, tandai kata atau kalimat yang belum di mengerti lalu arti kan. Pelajari juga bagaimana cara membacanya.

Topik bacaan yang dibaca sebaiknya tidak terbatas pada disiplin ilmu tertentu saja, karena TOEFL akan berkaitan dengan dunia akademis sehingga bisa berasal dari berbagai disiplin ilmu. Tetapi, Soal-soal TOEFL tidak menggunakan permasalahan-permasalahan kontroversial yang berkaitan dengan agama, kematian, perbedaan politik, perselisihan sejarah, kejahatan, dan topik-topik yang berkaitan dengan masalah etnis.

Selain membaca cepat, luangkan juga waktu setiap hari untuk membaca tiga kalimat bahasa inggris. Kemudian analisa kalimat, pahami komponen penyusunan kalimat tersebut. Dengan menggunakan pendekatan fungsional yaitu mengetahui subjek, predikat, objek, pelengkap dan keterangan. Kemudian dengan pendekatan kategorik yaitu identifikasi mana yang kata benda, kata kerja, kata sifat, kata keterangan, preposisi, kata sambung dalam kalimat.

Jika sobat ingin lulus TOEFL dengan skor yang di inginkan, maka menerapkan hal di atas setiap hari akan memudahkan sobat demagz dalam mengerjakan tes. Belajar bahasa inggris adalah proses yang memakan waktu, karena bukanlah sesuatu yang instan apalagi dipelajari hanya sekali waktu. Prosesnya panjang dan bertahap, Seringlah berlatih TOEFL, misalnya dengan memanfaatkan aplikasi online, buku dan lainnya.(Ade)

Baca Juga : Di Negara Ini, Curang Saat Ujian Akan Di Penjara

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY