Terkait Penebangan, Dinas Jelaskan Konsep Papak Meja Sekitar Jalan Cipto

431

Cirebon, Demosmagz.com –  Beberapa warga dijalan Cipto melempar keluhan karena  penebangan  tanaman peneduh yang dilakukan oleh dinas pertamanan baru-baru ini, sehingga jalan yang semula sejuk menjadi panas dan gersang dibeberapa bagian. “Udah panas jadi tambah panas mas” itu yang dituturkan bu Wati seorang pedagang yang berjualan disekitar jalan Cipto(10/8).

Demosmagz mencoba mengkonfirmasi langsung atas tindakan yang dilakukan oleh dinas pertamanan, Menurut bapak Santoso salah satu pegawai pengelola sarana dan prasarana taman bidang pertamanan Dinan Kebersihan dan Pertamanan (DKP) kota cirebon memberikan penjelasan bahwa tindakan yang dilakukan memiliki tujuan dan alasan untuk pelayanan kepada warga cirebon. “Sebelum musim hujan kita dinas pertamanan selalu melakukan pemeliharaan pemangkasan  rutin terhadap pohon peneduh dijalan jalan kota cirebon hal ini untuk mengantisipasi pohon tumbang” tuturnya kepada saat ditemui di tempat kerja.

Menurut beliau tindakan yang dilakukan dijalan cipto bukan penebangan tetapi pemeliharaan pemangkasan dengan konsep papak meja, konsep pemangkasan papak meja tidak menebang seluruh pohon peneduh, tetapi hanya cabang yang memiliki potensi tumbang karena terpaan angin. Beliau menjelaskan konsep papak meja akan menghasilkan pohon peneduh yang lebih indah karena bentuk daun yang akan tumbuh menjadi rindang seperti bonsai. Pemangkasan juga bertujuan untuk menunjang program peremajaan pohon peneduh yang membutuhkan kecukupan sinar matahari serta ditanam diantara pohon yang dipangkas saat ini.

Beliau juga menjelaskan bahwa dinas pertamanan saat ini sedang berupaya meremajakan pohon peneduh di sekitar jalan Cipto dengan jenis mahoni yang memeiliki karakteristik lebih kokoh dibandingkan angsana.(rangga)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY