Tato Tertua Di Dunia Ternyata Milik Indonesia

177

Demosmagz.com  – Barangkali dewasa ini seni merajam tubuh sudah lumrah kita jumpai. Mereka yang memang menggilai tato sudah tak canggung lagi memamerkannya ke hadapan publik. Bahkan saat ini, tato tidak lain identik dengan sesuatu yang menyeramkan atau perilaku kriminal. Lebih dari itu, Tato saat ini lebih dianggap ekspresi seni yang sering diapresiasi. Karena itu tidak heran jika saat ini kita dapat melihat banyak studio-studio tato yang menjamur dikota-kota besar.

Berbagai rupa sesorang biasanya menggambar tato. Ada yang menggambar tato untuk menyimpan sebuah kenangan. Ada yang melukis tato sebagai bentuk kecintaan terhadap suatu hal. Sampai menggambar tato hanya karena sebatas ingin. Apapun itu terserah mereka yang merelakan dirinya dirajam untuk sebuah karya seni.

Tapi, tahukah sobat demagz jika ternyata seni tato sudah ada sejak ratusan tahun silam. Olah melukis tubuh ini diklaim sudah ada sejak tahun 1500 sebelum masehi! Dan ternyata tato tertua sekaligus pertama didunia itu lahir dari Indonesia.

Adalah kepulauan Mentawail. Sebuah kepulauan yang masih masuk provinsi sumatera barat yang ternyata memiliki sejarah paling panjang tentang tato. Tato di Mentawai ini ternyata lebih tua dari tato yang ditemukan di Mesir dan sebelumnya dianggap sebagai tato tertua.

Mengapa tato di Mentawai diklaim sebagai tato di tertua di dunia? Sebab para masyarakat suku pedalaman Mentawai menganggap jika tato adalah sebuah identitas. Jadi mereka menganggap bahwa tato adalah pakaian layaknya baju yang dikenakan setiap hari.

Karena itulah setiap suku di Mentawai memiliki corak guratan tato yang berbeda-beda. Ini dibuat sebagai penanda dari suku mana dia berasal. Karena ini adalah tato tradisional jadi sobat demagz jangan membayangkan jika tato tersebut menggunakan alat-alat canggih seperti yang digunakan studio-stuio tato pada umumnya.

Para pembuat tato yang disebut Sipatiti tidak menggunakan jarum untuk melukis tato ditubuh seseorang. Melainkan tulang hewan atau kayu karai yang tentunya sudah ditajamkan terlebih dahulu. Nah, alat tersebut kemudian di guratkan pada bagian tubuh yang ingin di tato hingga kemudian terbentuklah sebuah gambar yang diinginkan. Akan tetapi biasanya tato di Mentawai ini sudah memiliki motif tersendiri.

Lebih dari itu, proses pembuatan tato ini tak bisa hanya dilakukan dalam hitungan jam saja. Membuat tato dipedalaman Mentawai dapat menguras banyak waktu. Bahkan jika motif yang ingin dihasilkan cukup rumit, sipatiti biasanya menghabiskan waktu hinga berbulan-bulan lamanya untuk mengerjakan tato tersebut.

Tak hanya waktunya yang lama dan alatnya yang masih sederhana. Bagi mereka yang hendak di tato harus melewati serangkaian prosesi upacara adat terlebih dahulu dan juga ada beberapa pantangan yang harus benar-benar dilaksanakan yang terkadang membuat banyak orang gagal untuk menaklukannya

Tato dimentawai menunjukan jika memang Indonesia punya sejarah panjang tentang suatu peradaban bahkan karya seni seperti tato tersebut. Dan hinga kini tato dimentawai masih terus dilestarikan dan masih dapat kita lihat hasilnya .(Wildan)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY