Sunjaya: Kalo Ada Mandat, Tahun Ini Pun Unswagati Bisa Menjadi Negeri!

823


CIREBON, Demosmagz.com – Jika ada mandat dari Gubernur Jawa Barat atau Pemerintah Pusat untuk menyiapkan lahan yang diperuntukan untuk pembangunan kampus negeri Universitas Swadaya Gunung Djati (Unswagati), Pemerintah Kabupaten siap melaksanakannya. Namun, tahun depan mandat yang diberikan baru untuk mempersiapkan lahan 30 hektar untuk pembangunan Kampus Institut Teknologi Bandung (ITB) cabang Cirebon dengan anggaran mencapai 50 milyar.

Begitulah apa yang diungkapkan oleh Bupati Cirebon, Sunjaya Purwadirasta. Kata dia,  persyaratan untuk menjadi negeri memang membutuhkan minimal lahan 30 hektar. Jika memang Pemkab ditunjuk sebagai pelaksana, pihaknya pasti akan mendukung program pemerintah tersebut.

“Untuk Unswagati awalnya mandat kepada Pemerintah Kota untuk mencarikan tanah seluas 30 hektar. Kalau Kabupaten yang ditunjuk saya selaku kepada daerah tentu siap dan akan mendukung program pemerintah. Namun, mandat Kabupaten untuk pembangunan kampus ITB,” Ujarnya kepada demosmagz, saat ditemui usai menghadiri Inagurasi Unswagati, di Gor Rangga Jati, Sabtu (03/09).

Lebih lanjut dikatakan oleh Bupati yang kerap disapa Sunjaya, kebijakan Gubernur Jawa Barat saat ini, memberikan mandat kepada Pemkab untuk menyiapkan lahan 30 hektar yang diperuntukan pembangunan kampus ITB.

“Tahun depan kampus ITB akan dibangun. Apabila kedepannya Pemerintah mengeluarkan mandat atau kebijakan agar Pemkab menyiapkan lahan untuk penegerian Unswagati, pihaknya pasti akan siap dan mendukung dengan penuh,” tuturnya.

Dikatakan olehnya, di Kabupaten Cirebon untuk tahun Anggaran 2017 menganggarkan senilai Rp 50 miliar untuk pembangunan dan pengadaan tanah yang ditujukan kepada kampus ITB Cirebon. Pihaknya tidak mengetahui kapan untuk Unswagati. Apabila tahun ini ada mandat dari pemerintah untuk penegerian Unswagati, Pemkab akan menyiapkan lahannya.

“Tahun ini pun bisa menjadi negeri, jika memang ada mandat dari Kementrian, atau gubernur kepada Pemkab,” tukasnya. (Epri)

 

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY