Sekolah Nasional Vs Sekolah Internasional, Mana yang Lebih Baik?

333

Edukasi, Demosmagz.com – Pada umumnya semua sekolah memiliki niat baik, yaitu mendidik dan mencerdaskan generasi penerus bangsa. Namun seperti sobat demagz ketahui, ada beberapa sekolah berlabel internasional, nasional, dan nasional plus. Lalu apa yang membedakannya? Tentu saja banyak perbedaan yang mencolok, akan tetapi benarkah dapat memicu kesenjangan sosial?

Perbedaan yang paling terlihat adalah dari segi fasilitas, otomatis biaya yang dikeluarkan orang tua memiliki perbedaan yang cukup jauh antara menyekolahkan ke sekolah internasional, sekolah nasional, dan sekolah nasional plus. Misalnya, di sekolah internasional, orang tua perlu merogoh kocek hingga puluhan juta per tahun mulai dari tingkatan taman kanak-kanak (TK) hingga SMA.Sampai saat ini ada 111 sekolah internasional yang tersebar di Indonesia.  Semua sekolah Internasional ini menawarkan keunggulan masing-masing, dengan sistem yang sudah mereka miliki.

Perbedaan yang mencolok lainnya ialah dari segi kurikulum yang dipakai. Sekolah internasional menggunakan kurikulum negara setempat. Materi yang diajarkan menggunakan bahasa inggris. Juga menekankan kebebasan berpendapat, dan subjek yang ditekankanpun hanya English, Math dan Science. Adapun pelajaran bahasa tambahan dengan porsi yang lebih sedikt seperti bahasa bahasa Indonesia dan bahasa asing lainnya. Sisanya pelajaran agama, sport, musik, dan seni. Adapula pelajaran lainnya seperti IPS atau PKN dengan porsi yang sedikit karena hanya sebagai penyeimbang saja.  Biasanya, pelajaran tambahan tersebut tidak mesti diikuti semua, tergantung bagaimana siswa tersebut memilih pelajaran yang dikehendaki.

Di sekolah internasional lebih menuntut anak menjadi kreatif dan berorientasi pada proses, karena meskipun mata pelajaran di sekolah ini sedikit tetapi lebih mendalam dan mendetail dalam pembahasannya. Selain itu, lulusan dari sekolah internasional biasanya mengarah untuk melanjutkan ke Perguruan Tinggi di luar Negeri.

Kemudian Sekolah nasional adalah sekolah swasta atau negeri menggunakan standar kurikulum nasional, sekolah tersebut memenuhi Standar Nasional Pendidikan (SNP). Pengendalian mutu sekolah ini harus di evaluasi, akreditasi, dan sertifikasi oleh Badan Standar Nasional Pendidikan (BNSP). Biasanya semakin baik akreditasi suatu sekolah, biayapun semakin tinggi.

Sedangkan sekolah nasional plus menggunakan kurikulum nasional sekaligus mengadopsi kurikulum International Baccalaureate (IB) dan Cambridge International Examinations (CIE). Bahasa pengantar yang digunakan juga terdiri dari bahasa Inggris dan bahasa Indonesia.

Sekolah Nasional Plus menganggap setiap anak adalah unik dan memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing sehingga tidak menggunakan sistem peringkat. Anak belajar sesuai kemampuannya. Bahkan semua anak naik kelas karena tidak menganut sistem tinggal kelas. Perekrutanpun tidak seketat sekolah unggulan nasional. Karena biasanya tes masuk sekolah unggulan nasional tidak gampang. Pastinya yang masuk adalah anak-anak yang pilihan. Tidak heran jika input bagus ditambah peraturan yang ketat maka outpun bagus.

Perbedaan biaya dan kurikulum pada masing-masing sekolah biasanya menjadi pertimbangan para orang tua untuk menyekolahkan anaknya. Apakah mau ke sekolah internasional, sekolah nasional atau sekolah nasional plus. Namun, parameter baik atau bagus nya suatu sekolah itu relatif.  Tinggal bagaimana orang tua memosisikan anak nya untuk ikut menjadi peserta didik di sekolah yang mana.

 

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY