Penemuan 7 Sumur Tua Lengkapi Situs Bersejarah Kabupaten Cirebon

1332
Penemuan Sumur desa Kaliwadas Sumber : google.com

Demosmagz.com – Baru-baru ini warga beramai-ramai mendatangi sebuah tempat di Blok Tukmudal Cantil, Kelurahan Kaliwadas, kecamatan sumber, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat. Warga setempat masih menggandrungi tempat tersebut untuk menyaksikan penemuan tujuh sumur yang berumur ribuan tahun, sumur itu ditemukan tak sengaja oleh masyarakat saat menguras situs Balong Tukmudal Awal Tirta Kencana Banyu Biru, yang diyakini merupakan sumur pertama di Cirebon.

Sesepuh Kelurahan Kaliwadas, Saprudin mengatakan masyarakat belum pernah mengetahui adanya sumur tujuh purbakala. Warga baru mengetahui ada sumur tujuh di lokasi situs setelah Elang Aji dari Keraton Kanoman Cirebon, memerintahkan para sesepuh dan masyarakat menguras situs Balong Tukmudal Awal Tirta Kencana Banyu Biru.

“Sumur itu ditemukan sekitar tanggal 21 November 2016 dan kami mulai menggali sumur itu keesokan harinya hingga tiga hari ke depan kami masih terus menggali,” ucap Juru Kunci Sumur Tukmudal Awal, Syafrudin, Sabtu (27/11).

Syafrudin mengatakan, sumur tersebut diyakini merupakan buatan Syekh Danuarsi, salah seorang tokoh masyarakat Tukmudal Awal pada abad 11 dan 12. Temuan sumur tersebut tua melengkapi beberapa situs bersejarah lain yang ada di kawasan Desa Kaliwadas Kabupaten Cirebon.

Dia menyebutkan di Desa Kaliwadas, Kabupaten Cirebon terdapat beberapa balong yang masing-masing diyakini memiliki khasiat untuk penyembuhan penyakit. Di antaranya Balong Keputren, Balong Anom, dan Balong Sepuh.

Ia menjelaskan, untuk Balong Keputren saat itu dijadikan tempat mandinya kaum perempuan desa, Balong Anom menjadi tempat mandinya kaum laki-laki desa khususnya kawula muda. Sementara, Balong Sepuh merupakan tempat mandinya para sesepuh Desa Kaliwadas Tukmudal.

“Ada lagi Balong Belik Kalimaya untuk membersihkan raga dan Balong Tukmudal Awal Tirta Kencana yang barusan ditemukan sumur,” ujar Syafrudin.

Selain untuk pengobatan, lanjut Syafrudin, air dalam balong tersebut diyakini dapat menyuburkan sawah pertanian. Tidak sedikit warga Indramayu datang ke kawasan ini untuk mengambil air dan disiramkan ke sawah mereka.

“Menurut cerita warga sekitar, air di sumur ini berwarna biru karena saking jernihnya dan bermanfaat untuk pengobatan dan kesuburan lahan pertanian, kami bersyukur dan akan merawat sumur serta balong untuk kehidupan sehari-hari kami,” tutur dia.

Tidak hanya sumur dan balong, Desa Kaliwadas juga memiliki situs bernama Palinggihan Ki Kuncung Putih. Dia menjelaskan, Palinggihan tersebut pada abad 11 dan 12 menjadi tempat bersemedi dan menikmati sore Ki Kuncung Putih saat itu.

“Duduk di atas batu di bawah pohon rindang, mudah-mudahan menjadi daya tarik dan kami akan kelola,” kata Syarifudin.

Keberadaan sumur dan situs bersejarah di Desa Kaliwadas menjadi perhatian khusus warga Desa Kaliwadas, Blok Tukmudal Cantil, Kabupaten Cirebon. Sebab, sebelum ditemukan sumur, warga beramai-ramai menolak kebijakan pemerintah daerah yang akan membangun jalan baru di kawasan itu.

“Warga sudah tahu kalau di daerah kami ada situs bersejarah. Kalau dibangun macam-macam, kami khawatir situs akan hilang karena sejarah tidak bisa diulang,” Juru Kunci Sumur Tukmudal Awal di Desa Kaliwadas, Kabupaten Cirebon, itu memungkasi seperti yang di kutip dari liputan6.com. (Kahar)

Artikel Lainnya:

Ini Daftar Pasar Di Kabupaten Cirebon Dengan Pedagang Terbanyak

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY