Pahami Sebelum Konsumsi, Ini Dia Penjelasan Logo Pada Obat Kemasan

353

Demosmagz.com – Terkadang kita sering menjumpai logo pada kemasan obat tetapi jarang masyarakat mengetahui apa arti logo tersebut. Logo pada kemasan obat bertujuan untuk penggolongan obat,  yang dimaksudkan untuk peningkatan keamanan dan ketepatan penggunaan serta pengamanan distribusi yang terdiri dari obat herbal, obat bebas, obat bebas terbatas, obat wajib apotek, obat keras, psikotropika dan narkotika. Mari kita simak logo dan arti yang terkandung dalam logo tersebut.
Logo Obat Jamu, Jamu tergolong obat tradisional, dibuat dari bahan-bahan alami, berupa bagian dari tumbuhan seperti rimpang (akar-akaran), daun-daunan, kulit batang, dan buah. pada produk jamu dilarang mencampurkan atau terkandung bahan kimia obat apapun.

Logo Obat Herbal Terstandar (OHT) adalah  Obat Tradisional terbukti berkhasiat melalui uji pra-klinis dan teruji aman melalui uji toksisitas, bahan terstandar dan diproduksi secara higienis.Logo Fitofarmaka, adalah obat tradisional yang telah teruji khasiatnya melalui uji pra-klinis (pada hewan percobaan) dan uji klinis (pada manusia), serta terbukti aman melalui uji toksisitas, bahan baku terstandar, serta diproduksi secara higienis, bermutu, sesuai dengan standar yang ditetapkan.
Logo Obat bebas artinya dapat dijual bebas di warung kelontong, toko obat berizin, supermarket serta apotek. Dalam pemakaiannya, penderita dapat membeli dalam jumlah sangat sedikit saat obat diperlukan, jenis zat aktif pada obat golongan ini relatif aman sehingga pemakainnya tidak memerlukan pengawasan tenaga medis selama diminum sesuai petunjuk yang tertera pada kemasan obat. Oleh karena itu, sebaiknya golongan obat ini tetap dibeli bersama kemasannya.

Logo Obat bebas terbatas adalah obat yang sebenarnya termasuk obat keras tetapi masih dapat dijual atau dibeli bebas tanpa resep dokter, dan disertai dengan tanda peringatan. Tanda khusus pada kemasan dan etiket obat bebas terbatas adalah lingkaran biru dengan garis tepi berwarna hitam. Contoh obat golongan ini adalah: pain relief, obat batuk, obat pilek dan krim antiseptik.
Logo obat keras maksudnya Golongan obat yang hanya boleh diberikan atas resep dokter, dokter gigi, dan dokter hewan ditandai dengan tanda lingkaran merah dan terdapat huruf K di dalamnya. Yang termasuk golongan ini adalah beberapa obat generik dan Obat Wajib Apotek (OWA). Juga termasuk didalamnya narkotika dan psikotropika tergolong obat keras. Obat psikotropika adalah obat keras baik alamiah maupun sintetis bukan narkotik, yang berkhasiat psikoaktif melalui pengaruh selektif pada susunan saraf pusat yang menyebabkan perubahan khas pada aktivitas mental dan perilaku. Contoh : Diazepam, Phenobarbital.

Logo Obat narkotika adalah obat yang berasal dari tanaman atau bukan tanaman baik sintetis maupun semi sintetis yang dapat menyebabkan penurunan atau perubahan kesadaran, hilangnya rasa, mengurangi sampai menghilangkan rasa nyeri dan menimbulkan ketergantungan. Contoh : Morfin, Petidin

Perlu pembaca ingat, Obat bebas dan obat bebas terbatas, termasuk obat daftar W (Warschuwing) atau OTC (over the counter). Pada obat bebas terbatas terdapat salah satu tanda peringatan nomor 1- 6. Obat keras nama lain yaitu obat daftar G (Gevarlijk), bisa diperoleh hanya dengan resep dokter. OWA (obat wajib apoteker) yaitu obat keras yang dapat diberikan oleh apoteker pengelola apotek (APA), hanya bisa didapatkan di apotek.

penggolongan obat bertujuan supaya masyarakat lebih berhati-hati dalam mengkonsumsi obat dan cerdas dalam menentukan obat untuk di konsumsi saat menderita sakit. Tulisan ini di kutip dari berbagai sumber. (kahar)

 

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY