Mengenal Potensi Sukamulya, Desa Subur yang Kini Hendak Digusur

465
Grafis Desa Sukamulya Majalengka

Majalengka, Demosmagz.com Sukamulya, namanya kini tiba-tiba menjadi buah bibir masyarakat Jawa Barat khususnya di sekitaran Kabupaten Majalengka. Pasalnya di Desa yang berkecamatan di Kertajati itu sebuah bandara yang digadang-gadang sebagai bandara Internasional akan dibangun. Bandara yang disebut bakal menyaingi eksistensi Bandara Soekarno Hatta itu nyatanya sudah mulai dibangun. Tetapi warga Sukamulya menolak. tak mau serta merta menyerahkan lahanya untuk digarap menjadi gerbang masuk Indonesia.

Warga yang menolakpun berhadapan dengan aparat pada Kamis (17/11) kemarin. Gas air mata dilemparkan dilahan pertanian tempat warga bertahan. dari data yang dimuat Konsorsium Pembaruan Agraria (KPA) 16 orang terluka akibat gas air mata dan enam warga desa justru ditahan. Kondisi Sukamulya mencekam sore kemarin.

Melongok lebih jauh, ternyata Desa Sukamulya punya potensi hasil bumi yang cukup melimpah. dari data yang dimuat Balai Desa  menulis jika Sukamulya memiliki jumlah produksi cabai hijau hingga 1750 ton perbulan, 25 ton mangga gedong perbulan dan 612,5 ton kacang panjang perbulan. Desa ini nyatanya juga lumbung padi dengan menghasilkan 4.944 ton padi tiap semester.

Melihat dari catatan sejarah Desa, Sukamulya sudah ada sejak 1963 tepatnya pada tanggal 1 Mei. saat ini terdapat 1.504 kepala keluarga dari 5.134 populasi di Desa Sukamulya. selain itu Sukamulya memiliki luas wilayah 730.734 hektar dengan lahan sawah mencapai 618.261 hektare sedangkan lahan darat memiliki luas 71.418 hektare.

Kini warga desa tengah berupaya mempertahankan tanahnya agar tak disulap menjadi salah satu sudut Bandara Internasional Jawa Barat. Selain itu warga pun berharap agar potensi hasil bumi yang dimiliki Desa Sukamulya tak berkurang atau bahkan hilang ketika Bandara benar-benar berdiri.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY