Maraknya Kekerasan Seksual Pada Anak, Ini Tips Menghindarinya

234


Demosmagz.com – Kasus kekerasan seksual pada perempuan akhir-akhir ini sering terjadi dan moral manusia semakin buruk dengan maraknya kejadian ini,  seperti kasus bulan lalu, perempuan 18 tahun yang ditemukan di kamar kost sudah tak berbusana dengan gagang cangkul tertancap di kemaluannya.

Dilansir dari bbc.com, Komisi Nasional Anti Kekerasan Terhadap Perempuan  mencatat pada tahun 2015 terdapat 321.752 kasus kekerasan terhadap perempuan.

Pemerintah berupaya memperberat hukuman bagi pelaku, namun menurut Frenia Nababan, Koordinator Advokasi dan Komunikasi Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI), mengatakan bahwa hukuman saja tidak cukup.

“Seberat apapun undang-undang, kalau pelaporannya saja sulit, akan menambah permasalahan,” ujarnya.

Korban dinilai kesulitan saat melaporkan kasus yang dialami dan masih banyak yang tidak tahu harus melapor kemana disamping mereka mendapatkan intimidasi dari pelaku. Frenia menyarankan pemerintah membuat sistem one-stop solution bagi korban kekerasan seksual.

“Minimal di Kecamatan, ketika dia datang, dia tidak harus ke mana-mana lagi. Polisinya ada di situ, psikolognya ada di situ, lalu ada pendamping hukumnya di situ,” jelasnya.

Selain di Indonesia, kasus kekerasan seksual juga menjadi perbincangan serius di berbagai negara. Menurut penelitian yang dilakukan oleh Centers for Disease Control (CDC) memperkirakan bahwa sekitar 1 dari 6 anak laki-laki dan 1 dari 4 perempuan mengalami pelecehan seksual sebelum usia 18.

Siapakah yang paling berperan ? guru mengawasi siswanya hanya sampai jam pulang sekolah, kemudian pemerintah melindungi anak-anak dengan kebijakan hukum-hukum yang ditetapkan. Maka dari itu, orang tua lah yang paling berperan dalam mendidik dan melindungi anak-anaknya dari bahaya kekerasan seksual. Selain itu, orang-orang di lingkungan sekitar juga seharusnya ikut dalam menjaga dan melindungi.

Dikutip dari childmind ada beberapa cara yang dapat dilakukan orang tua dalam membantu anak agar terhindar dari kekerasan seksual.

  1. Mengenalkan bagian tubuh pada anak

Kenalkan bagian-bagian tubuh dengan menggunakan nama yang tepat sehingga anak dengan nyaman mengetahui, hal ini dapat membantu anak untuk dapat berbicara dengan jelas jika sesuatu yang tidak pantas terjadi.

 

  1. Ajarkan mereka bahwa terdapat beberapa bagian tubuh pribadi

Beritahu bahwa terdapat beberapa bagian tubuh pribadi yang artinya tidak semua orang dapat melihat. Jelaskan hanya ayah dan ibunya saja yang boleh melihat, sehingga anak harus selalu mengenakan pakaian di depan orang lain. Jelaskan pula ketika dokter memeriksa tubuh mereka maka harus di dampingi dengan orang tua.

 

  1. Ajarkan batas tubuh anak anda.

Jelaskan secara jelas bahwa tidak boleh menyentuh bagian pribadi mereka dan bagian-bagian pribadi orang lain. Pelecehan seksual sering dimulai dengan pelaku meminta anak untuk menyentuh mereka atau orang lain.

 

  1. Ajarkan untuk jangan merahasiakan sesuatu terutama tentang tubuh mereka.

Katakan pada anak anda bahwa jika ada orang lain yang menyampaikan rahasia harus disampaikan pada orang tua. Kebanyakan pelaku akan melakuakn cara-cara tertentu untuk merahasiakan aksi jahatnya.

 

  1. Beritahu anak anda bahwa tidak ada yang harus mengambil gambar dari bagian pribadi mereka.

Yang satu ini sering terlewat oleh orang tua. Ada suatu penyakit pedofil yaitu seseorang suka mengambil foto anak-anak telanjang yang kemudian diperdagangkan secara online. Ceritakan pada anak anda bahwa tidak boleh ada yang memotret bagian pribadi mereka.

 

  1. Ajarkan anak anda bagaimana keluar dari situasi yang menakutkan atau tidak nyaman.

Anda dapat mengajarkan kepada anak jika ada seseorang dewasa atau lebih tua dirasa tidak nyaman berada di dekatnya, maka si anak boleh menyuruhnya untuk pergi. Beritahu anak anda jika ada seseorang ingin melihat atau menyentuh bagian-bagian pribadi maka mereka harus meninggalkan tempat itu dengan alasan ke toilet.

 

  1. Rencanakan kode pertolongan tertentu ketika anak merasa tidak aman dan ingin dijemput

Saat anak anda memiliki usia yang dapat mengerti sebuah kode dimana ketika dihadapkan pada situasi yang tidak aman, anda dapat mengajarkan sebuah kode-kode tertentu. Misalnya saat di rumah ketika ada tamu atau saat mereka bermain dan menginap.

 

  1. Katakan kepada anak anda bahwa tidak akan ada kesulitan jika selalu memberitahu kondisi tubuhnya

Ancaman yang diberikan pelaku membuat korban khususnya anak-anak mengalami ketakutan sehingga tidak berani melapor atau memberi tahu, selain  itu, korban cenderung takut jika mengatakan akan mendapatkan masalah. Ajarkan anak anda untuk mengatakan sebuah rahasia apa saja terkait kondisi badan dan tubuh mereka, jelaskan juga bahwa dengan mengatakannya tidak akan mendapat masalah.

  1. Katakan kepada anak anda bahwa aturan ini berlaku bahkan dengan orang yang mereka kenal dan bahkan dengan anak lain.

Ini adalah poin penting untuk mendiskusikan dengan anak anda. Jelaskan bahwa ayah dan ibu akan menyentuh bagian pribadi ketika membersihkannya atau ketika perlu krim tertentu. Tapi orang lain tidak boleh, meskipun orang tersebut dikenal oleh si anak, atau bahkan meski anda percaya pada mereka tetap saja tidak diperbolehkan menyentuh bagian pribadi.

Itulah beberapa tips yang dapat dilakukan oleh orang tua demi melindungi anak dari kekerasan seksual pada anak.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY