Manfaatkan Pojok Buku di Sela-sela Menunggu Bus

153

Demosmagz.com – Gerakan literasi yang dicanangkan pemerintah agar pelajar Indonesia gemar membaca kian diramaikan, baik oleh pihak sekolah maupun dari pemerintahan terkait itu sendiri. Seperti yang dilakukan oleh Dinas Pendidikan Jogja, pada awal Mei 2017 ini meresmikan perpustakaan mini di halte permanen Trans Jogja.

Perpustakaan mini tersebut baru dipasang disatu titik, yakni di jalan Hayam Wuruk, Tegal Panggung, Danurejan Kota Jogja di jalur sisi barat. Ke depannya UPTD Trans Jogja Dinas Perhubungan DIY berencana mengembangkan di beberapa Shelter. Tak lain bertujuan untuk mendukung gerakan Indonesia membaca.

“Pemilihan di halte ini karena dekat dengan banyak perkantoran dan lembaga pendidikan. Berupa rak buku dari aluminium berukuran panjang dan tinggi tak lebih dari satu meter.” Dikutip dari solopos.

Jumlah buku masih berkisar 30 judul dengan beragam materi mulai dari anak-anak hingga umum. Menurut penjaga, banyak yang penasaran membaca sembari menunggu Trans Jogja, terutama anak-anak karena dekat dengan sekolah.

Ada sebanyak 112 Halte Trans Jogja permanen, namun 2018 Dinas Perhubungan DIY akan menghapus keberadaan penjaga di halte. Meski demikian, program pojok baca tetap dilakukan ke 30 halte. Mulai 2017, penjaga tersebut akan dialihkan sebagai pramugara, saat ini tersisa 50 shelter yang ada penjaganya.

“30 shelter yang kami pertahankan itu nanti di tempat ramai, nanti pojok baca dengan fasilitas buku itu bisa dikembangkan untuk 30 titik itu,” ujar Kepala UPTD Trans Jogja Sumaryoto.(Ade)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY