Lulusan Baru? inilah Persiapan Diri Ketika Melamar Kerja

116
sumber foto : makemoneyinlife.com

Demsmagz.comFresh graduate, sobat demagz yang baru lulus kuliah perlu mempersiapkan diri dalam memasuki dunia kerja.  Pada generasi milenial ini, pelamar fokus pada curriculum vitae yang menarik saja, sehingga lupa pada konten yang lebih penting yang ingin di tonjolkan untuk memikat perusahaan.

Meskipun pembuatan CV yang tidak monoton memang diperlukan, namun sebaiknya tampilkan pencapaian-pencapaian yang sudah dimiliki. Kecuali, jika sobat melamar sebagai desainer grafis atau tim kreatif.

Poin-poin yang bisa sobat cantumkan dalam CV diantaranya pertama, fokus pada hasil. Artinya bukan menampilkan apa peran ketika magang di perusahaan atau sebuah organisasi, melainkan apa saja prestasi yang telah kita capai. Seperti itulah yang perusahaan ingin ketahui dari calon pelamarnya. Jika memungkinkan cantumkan pengalaman kepanitian di kampus, pilih beberapa yang paling menantang atau misalnya sobat menjadi koordinator.

Sebagai contoh, jika sobat mahasiswa jurusan komunikasi, jelaskan event terbesar yang pernah kamu tangani ketika magang di suatu perusahaan event organizer. Kemudian jelaskan juga kampanye apa yang pernah dilakukan serta seberapa suksesnya. Jika kamu sering membuat video, berapa banyak yang melihatnya, berlaku pula pada sosial media yang kamu share.

Kedua, buat CV sejelas mungkin. Namun tetap singkat, padat, dan jelas. Tak usah bertele-tele dalam menjelaskan pencapaian juga tak perlu terlalu banyak gambar yang tidak relevan. Gunakan font yang mudah dibaca seperti Cambria, Times New Roman, atau Calibri. Jangan lupa urutkan pengalaman terkini sampai yang terdahulu dari atas sampai bawah. Sobat perlu ingat, perusahaan kekinian ingin mengetahui pengalaman sobat, bukan pendidikan yang di tempuh.

Jika sobat memilikinya, mencantumkan kehlian spesifik juga dibutuhkan. Misalnya sobat melamar sebagai desain grafis, tuliskan aplikasi, perangkat lunak, atau tools yang dikuasai. Jika melamar sebagai penerjemah, sertakan bukti kompetensi bahasa.

Sehingga, format yang tepat dalam CV : pertama pengalaman, kedua proyek yang pernah dikerjakan, ketiga kemampuan teknis, dan keempat pendidikan.

Perusahaan rata-rata meminta pelamar mengirimkan CV lewat email. selain pentingnya membuat CV yang mampu memikat perusahaan, pembuatan surel yang benar pun perlu diperhatikan. Pertama, gunakan subjek yang menjelaskan tujuan dai email, misalnya “saya ingin melamar di posisi ABC di perusahaan XYZ”

Kedua, menyebutkan nama penerima email, tujuannya email tersebut terasa lebih personal dan kemungkinan besar mendapatkan perhatian dari perusahaan tersebut.

Ketiga, perkenalkan diri dengan singkat, padat dan jelas di badan email. Meliputi nama, darimana melihat informasi lowongan, mengapa melamar, dan dokumen apa saja yang dilampirkan. Kemudian tutup dengan mengucapkan terima kasih.

Mampu menjawab dengan baik saat wawancara

Sebagai bahan referensi, sobat bisa menelusuri lewat google “Interview Question tips”, masuk situs web yang terpercaya seperti Forbes, Inc., Entrepreneur, dan situsweb-situs web berbahasa inggris lain.

Berikut tiga pertanyaan dasar bagi lulusan sarjana

  1. Bisa ceritakan tentang diri anda

Ceritakan perjalanan hidup sobat, namun jika terlalu panjang akan membosankan. Susun cerita hidup yang ada hubungannya dengan perusahaan dan posisi yang sedang kita lamar.

  1. Sebutkan kekurangan anda

Pertanyaan tersebut biasanya diiringi dengan bagaimana kelebihan sobat. Namun perlu diingat, perusahaan ingin melihat karakter sobat. Apakah tipe orang yang menyerah dengan kekurangan yang kamu miliki, atau sadar akan kekurangan dan berusaha meningkatkan kualitas diri. Posisikan diri bahwa kamu mengerti kekuranganmu dan berusaha mengatasi kekuranganmu itu. Pesan yang disampaikan kepada perusahaan adalah bahwa kamu orang yang fokus pada solusi, bukan masalah.

  1. Mengapa anda menginginkan posisi ini

Sobat memang perlu menjelaskan keinginan pribadi, namun sampaikan juga keinginan untuk memajukan perusahaan yang menjadi fokus pewawancara.

Misalnya dengan menjawab :

“Saya ingin memberi tantangan baru kepada diri saya, tapi di sisi lain saya kira dengan kemampuan yang saya miliki, saya bisa meningkatkan awareness dari perusahaan XYZ ke media-media top di Asia Tenggara.”

Sobat juga dapat membuat perusahaan terkesan, seperti mengatakan bahwa kamu memahami bisnis dan situasi perusahaan yang sedang terjadi saat ini, dan kamu dapat diandalkan dalam masalah penghematan perusahaan, buatlah mereka merasa kamu sudah masuk dalam bisnis diperusahaan tersebut. beritahu bahwa kamu akan membantu mereka untuk mencapai sukses bersama-sama. (ade)
Referensi tulisan :

tirto.id

liputan6

 

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY