Lenggokan Penari dan Punahnya Pertunjukan Dombret Pantura

380
Ilustrasi Source Google.com

Demosmagz.com – Sobat demagz pernah dengar lagu goyang dombret? Jika tahu, pernahkah sobat melihat langsung bagaimana goyangan dombret sebenarnya? Sebetulnya dombret bisa dikatakan bukan hanya sekedar goyangan. lebih dari itu, Dombret adalah sebuah kesenian. sebenarnya Dombret adalah sebuah pertunjukan yang khas di laksanakan di wilayah utara Jawa.

Dombret terkenal sebagai kesenian yang berasal dari Subang Jawa Barat. Meski begitu pertunjukan Dombret juga bisa di nikmati di kabupaten lain di utara Jawa semisal Indramayu dan Cirebon. Kesenian ini dikenal sudah sejak lampau, sejak tahun 1930an. Dombret memiliki kemiripan dengan tarian ronggeng jika dilihat dari lagu pengiringnya maupun sturktur pertunjukanya.

Dombret biasanya di gelar setelah Isya, di lakukan di tempat terbuka dengan lampu ‘cempor’ yang menghiasi pertunjukan. alat musik yang biasanya digunakan adalah kecrek, kendang, ketuk goong kecil serta rebab. Mereka para pemusik melantunkan irama-irama riang yang sangat mengundang orang untuk ikut serta menyaksikan. Kebanyakan penikmat dombret adalah laki-laki dan pertunjukan digelar di arena terbuka yang jauh dari perumahan penduduk. mengapa jauh dari perumahan penduduk?

Ini dia, sebab dalam pertunjukan, para penari ataupun penaynyinya dapat menari bersama penonton bahkan terkadang  hinga dibawa oleh penonton ketempat gelap diluar arena untuk diajak bercumbu. setelah selesai menari berpasangan dengan penonton para penari kembali ke arena dengan membawa uang yang kemudian ditaruh dalam sebuah peti. Begitu seterusnya, hingga terkadang dalam arena kita tidak mendapati para penari. selesainya pertunjukan sangat tergantung pada penonton. Sangat mungkin jika pertunjukan selesai lewat tengah malam.

Akan tetapi patut diketahui bahwa para penari dombret tidak bisa diajak untuk berhubungan badan dengan penontonnya. Bahkan, sebelum pertunjukan dombret dimulai,  salah seorang menyanyikan sebuah lagu  kidung yang berfungsi sebagai doa, supaya yang hadir entah itu seniman maupun penonton,dapat diberi kelancaran dan keselamatan.

Saat ini kesenian Dombret sudah sangat langka ditemukan,  bahkan beberapa pihak menganggap bahwa Dombret telah punah. Hal ini dinilai oleh sebab perkembangan zaman dan menganggap keerotisan dalam pertunjukan dombret tak bisa diaplikasikan lagi di waktu saat ini. Terlebih mengutip dari laman resmi Disparbud provinsi jabar, pertunjukan dombret dikemudian hari dijadikan kedok untuk menyediakan jasa layanan seksual.(Wildan)

Baca Juga : Kisah Affandi, Sang Maestro Pelukis Dunia Kelahiran Cirebon

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY