Latar Bebatuan Indah Persembahan Gua Lalay

333


Majalengka, Demosmagz.com – Gua lalay merupakan salah satu tempat yang banyak diburu para petualang muda, khususnya di wilayah III Cirebon. Dilihat dari banyaknya pengunjung yang beramai-ramai hadir meskipun weekend.

Siang itu, udara sejuk mampu mengobati lelahnya berjalan kaki mengitari setengah perbukitan setelah kendaraan terparkir di tempat sederhana. Sepi, sunyi, dan harus berhati-hati melewati jalan tersebut, karena disisi kanan merupakan jurang. Sebelum sampai, sobat demagz nantinya akan menuruni bukit tersebut, dengan tangga buatan kita semakin mudah menuju lokasi tujuan.

Awalnya, kita akan disambut bebatuan besar dan juga serpihan berserakan, ada patahan dan lempengan batu besar yang mempercantik sekitar. Berwarna keemasan dan adapula abu-abu seperti batu pada umumnya, memang cocok dijadikan tempat berfoto. Bagi pecinta fotografi, bermacam-macam pengambilan foto dapat berasal dari pemandangan yang berbeda-beda dan tentu saja tidak akan mengecewakan.

Tak cukup hanya di situ, sobat demagz akan menuruni sebuah tangga lagi untuk menuju asal suara air yang menumpahkan diri dengan begitu cepat dan deras. Bukan air terjun, hanya saja air mengalir kedataran yang lebih rendah dan menghasilkan bebunyian menenangkan. Dingin dan jernih, tak heran jika ada beberapa yang mandi disana.

Disanalah persinggahan terakhir bagi pengunjung, ada gua kecil dan tepat dikiri dan kanan kita menjulang tembok alamiah yang begitu tinggi dan indah, bercorak vertikal dengan warna-warna cantik. Adapula rumah bagi ratusan kelelawar yang terbang dan sekedar tidur di sekitar dinding gua, suaranya seolah mengikuti alunan air yang menabrak bebatuan. Sayangnya, ketika mendekati wilayah kelelawar berkerumun, kita akan disuguhi bebauan aneh dan kurang sedap, banyak yang mengatakan itu adalah kotoran dari kelelawar yang terbang diatas kepala kita.(ade)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY