Konsep Kuno Kini Nanti Dalam Rangkaian Pagelaran “Melody Tarling Kota Udang 2016“

356


Cirebon, demosmagz.com– Rangkaian pagelaran “Melody Tarling Kota Udang“ di hari kedua berisikan kegiatan rembug budaya yang digelar di Grizlys, hotel Bentani Cirebon ini dihadiri oleh berbagai elemen pelaku seni dan budayawan Cirebon. Acara yang dilaksanakan tadi malam (16/12) mengangkat tema “Kuno,Kini Dan Nanti Cirebon Ingsun” dengan narasumber antara lain Opan Rafan Syafari (pemerhati tarling Cirebon), dan juga Peter purnomo (Pendiri dan Penggagas komunitas Kuno, Kini dan Nanti).

Demosmagz berkesempatan mewawancarai bapak Peter Purnomo selaku penggagas konsep KKN di Semarang. Menurut beliau konsep  Kuno Kini Nanti (KKN) adalah  sebuah konsep yang digagas oleh pecinta kota lama 5 tahun yang lalu dikota Semarang, tujuannya yakni  melestarikan bangunan lama di kota Semarang dan memmfaatkan venue tersebut untuk menjadi magnet pertunjukan seni dan budaya di Jawa Tengah. Banyaknya bangunan kuno yang tergusur, dan minimnya perhatian generasi muda terhadap seni dan budaya tradisional menjadi latar belakang terlahirnya konsep tersebut.

Seperti halnya di Semarang bangunan kuno bersejarah harus dikemas menjadi kekinian dan nantinya menjadi warisan generasi yang akan datang. Konsep KKN bukanlah meleburkan tetapi bagaimana kita saling menghargai  satu sama lain dimana sekat sekat itu kita angkat sehingga saling terkoneksi menjadi hal positif. contohnya di kota lama Semarang, dimana bangunan kuno di jadikan restoran jamuan makan masyarakat setempat dengan festival budaya baik seni pertunjukan tradisional maupun modern. Hal tersebut bertujuan untuk mengenalkan sedikit demi sedikit seni dan budaya trasdisional kepada generasi muda.

“Konsep Kuno Kini dan Nanti yang telah sukses di Semarang juga bisa sukses di kota Cirebon, peninggalan kuno di kota Cirebon itu aset besar masyarakat yang mesti dioptimalkan asalkan pelaku-pelaku bisa saling bersatu seperti di Semarang. yang terpenting saat ini kita mesti merubah mental yang keliru di masyarakat, mental yang keliru yang terjadi saat ini adalah kita mudah terpecah belah hanya karena berbeda pakem dalam ranah seni, padahal baik yang kuno dan kekinian jika dikoneksikan karena kita ini pararel itu menjadi suatu karya yang hebat dan menjual” Tutur beliau menutup perbincangan dengan demosmagz.com.

Pagelaran Kuno kini nanti “Melody Tarling Kota Udang” akan di tutup dengan acara puncak pagelaran pertunjukan persembahan untuk mang Djana yang akan dilaksanakan malam ini (17/12/) di kota lama Cirebon BAT yang akan dimulai pukul 18.30 – 22.30. yuk sedulur kudu nonton.(rangga)

Baca Juga :

Ini Dia Daftar Bangunan Cagar Budaya Yang Ada di Kota Cirebon

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY