Konflik Internal, Sumber Penyakit Kehancuran Keraton

56

Cirebon, demosmagz.com – Serangkaian kegiatan festival keraton se-nusantara yang ke-11 terus berlanjut, kali ini keraton Kanoman mencoba menggelar acara diskusi tentang kebudayaan dengan masyarakat. Dalam diskusi tersebut hadir juga budayawan Radhar Panca Dahana, dan pengamat sejarah dan kebudayaan Ichwan Azhari dan Eva Nur Aroyah sebagai pembicara.

Diskusi yang bertempat Bangsal Jinem Keraton kanoman tersebut mengangkat tema merangkai marwah kesultanan dengan spirtualitas budaya Sunan Gunung Jati. Diskusi ini diharapkan mampu meningkatkan tingkat keilmuan di masyarakat.

Dalam diskusi tersebut keraton-keraton mengalami suatu krisis kebudayaan. Salah satu krisis yang seringkali terlihat adalah konflik internal yang banyak terjadi dari jaman dahulu. Eva menjelaskan jika konflik seperti ini menutup kebesaran keraton itu sendiri. Seperti yang terjadi di Keraton Kanoman Cirebon.

“Kegaduhan Konflik yang menutupi kebesaran keraton kanoman, tapi keraton ini punya kelebihan yakni dapat menerima siapapun dengan terbuka dan itu modal besar yang dimiliki keraton” Ujar Eva.

Ichwan pun memperkuat dengan menilai konflik-konflik tersebut merupakan penyakit, dan beliau juga menilai kini keraton sering menjadi lahan “proyek” bagi pemerintah.

“Penyakit kronis keraton adalah konflik internal, dan banyak Keraton kini menjadi sumber sumber potensial ekonomi bagi pemerintah” terang Ichwan Azhari.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY