Keseruan Para Wanita Dalam Ajang Lomba Seduh Kopi

358
Para Peserta Lomba Seduh Kopi

Cirebon demosmagz.com – Dalam rangka memperingati hari ibu, Blind Bottle mengadakan acara lomba Wanita menyeduh. Acara yang dilaksanakan pada tanggal 18 Desember 2016  dari pukul 15.00 s/d pukul 21.00 tersebut diikuti oleh 10 peserta wanita yang siap menyeduh kopi dengan kelembutan tangannya. Para peserta berasal dari Bandung, Kuningan dan Cirebon. Juri lomba dalam acara ini terdiri dari Yudi (abah) kedai kopi blind botlle, Tito kedai kopi Cirebon,dan kang Gilang kedai kopiapik Majalengka. dalam lomba ini peserta wanita dituntut untuk ngulik bagaimana agar mendapatkan cita rasa kopi setelah diseduh oleh mereka.

Menurut Yudi selaku penyelenggara dalam wawancara dengan demosmagz.com menuturkan bahwa acara ini bisa membuktikan bahwa wanita bisa menyeduh kopi “Sebenernya dekat sama hari ibu arti kata istilahnya kita balik lagi dilingkup kopi, pengen ngebuktiiin bahwa cewek atau wanita tuh ada yang bisa nyeduh, untuk nyeduh kopi ya jika selama ini yang kita liat seringnya laki-laki, untuk sekarang kita tampilkan wanita. Bisa dibilang untuk menghormati seorang wanita, kita harus bantu membuktikan” Jelas Yudi.

Event ini pun sekaligus berupaya mengenalkan bahwa komunitas kopi di Cirebon ada dan kompak dalam dunia perkopian “Tujuan diselenggaraknnya event ini tentu menghadirkan yang selama ini orang tidak banyak tahu,bahwa para wanita juga bisa nyeduh seperti barista yang dominannya dilakukan oleh pria, selain itu event ini juga untuk membangkitkan kopi selayaknya manusia,yang layak dikonsumsi dan dengan adanya event seperti ini mengenalkan bahwa di Cirebon ada komunitas kopi yang kompak bagi siapapun yang ingin membuka kedai ataupun belajar mengenai  kopi”. tambahnya

Lomba seduh yang memperebutkan hadiah senilai Rp.500.000 ini akan terus diagendakan setiap momen hari ibu dan direncanakan bakal keliling dikedai-kedai kopi wilayah III Cirebon. Dalam lomba ini juara Pertama di raih oleh Dian Irawati penyeduh perumpuan asal Cimahi Bandung.

“Alhamdulilah bersyukur menjadi juara berbekal menyuduh kopi seadanya dan biasa menyeduh kopi sendiri, saya punya kedai kopi warkopudinwati tapi bagian saya bukan menyeduh, tapi karena disana juga jual kopi saya juga belajar sedikit-sedikit” tutur Dian

Menurut sang juara, acara ini sangat baik karena mengakomodir peminum kopi perempuan. Berbekal motivasi menambah relasi, kawan dan menambah pengetahuan.

“Tidak ada salahnya perempuan minum kopi, dan satu kata untuk acara ini, ‘keren’ semoga tahun depan acara ini berlanjut dengan peserta lebih banyak”.Ucao Dian

Kembutan tangan kaum perempuan dalam menyeduh kopi akan memberikan cita rasa dan cinta tersendiri untuk peminumnya. (rangga)

Artikel lainnya

Kampus Kopi, Semangat Kolektif Naikkan Kualitas Kopi

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY