Kemegahan Balaikota Cirebon, dari Bentuk Bangunan Sampai Terowongan Rahasia

240

Demosmagz.com – Selain berjuluk Kota Udang, Cirebon bisa disebut juga sebagai Kota klasik. Bagaimana tidak Kota yang terletak di pesisir utara Jawa tersebut menyimpan banyak sekali tempat-tempat atau bangunan-bangunan dengan nilai artistik tempo dulu yang sangat ciamik untuk di jadikan tempat berfoto.

Kita tentu mengenal BAT, sebuah gedung peninggalan Belanda yang dulunya digunakan sebagai pabrik rokok. Atau kita juga tentu mengenal Stasiun Cirebon yang memiliki rupa megah khas bangunan-bangunan Belanda. Dan pasti, kita juga mengenal Gedung Balaikota Cirebon. Sebuah gedung peninggalan Belanda yang fungsi dan bentuk bangunannya masih sama dengan jaman para kompeni terdahulu.

Terletak di Jalan Siliwangi, warna putih dari gedung Balaikota Cirebon nampak mencolok bagi siapa saja yang melintas. Kemegahan serta keunikan bentuk bangunan ini tentu mengundang rasa penasaran warga Cirebon maupun pelancong mengenai sejarah bangunan tua markas walikota Cirebon bekerja

Faktanya bangunan tersebut berdiri pada tahun 1926. Dibangunnya gedung ini diprakarsai oleh Jaeskoot seorang kepala dinas pekerjaan umum Cirebon dimasa penjajahan Belanda.  Untuk arsitek bangunan, dipercayakan pada H.P Hamdl dan C.F.H. Koll. Awalnya gedung ini bukan berfungsi sebagai kantor kerja walikota, melainkan sebagai kantor dewan perwakilan kota. Baru ketika masa kolonial Jepang, gedung ini beralih fungsi menjadi gedung balaikota hingga saat ini.

Gedung bergaya art deco tersebut memiliki model seperti anjungan kapal, dan ternyata gedung yang memiliki dua lantai ini memiliki view laut lepas yang sangat indah jika di lihat dari lantai atas. Selain itu konon di gedung balaikota Cirebon ini juga memiliki ruang bawah tanah. hingga sebuah terowongan yang langsung mengarah ke pelabuhan sebagai upaya melarikan diri apabila situasi kota tengah genting.

Saat ini, Gedung balaikota Cirebon tetap menjadi ikon si kota udang. kemewahan bangunan dan cerita-cerita tentang bangunan tersebut akan selalu menarik untuk di bingkai dan ditadaburi.(Wildan)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY