Jangan Sepelekan Susah Buang Air Kecil

62

Demosmagz.com– Susah buang air kecil bisa menimpa siapa saja, Seiring usia, susah buang air kecil cepat atau lambat dapat dialami pria maupun wanita. Karena organ tubuh antara pria dan wanita berbeda, maka ada beberapa perbedaan yang menjadi penyebab susah buang air kecil. Kondisi ini harus diwaspadai dan tidak boleh dibiarkan karena dapat menimbulkan infeksi dan komplikasi ke organ-organ tubuh yang lainnya.

Salah satu gejala paling umum dari gangguan ini adalah ketika keinginan kencing sudah tidak tertahankan lagi, namun membutuhkan waktu yang cukup lama sampai urin keluar. Berikut beberapa kondisi yang umum menjadi penyebab susah buang air kecil :

  • Pembengkakan prostat.

Seiring pertambahan usia seorang pria, kelenjar prostat dapat mengalami pembengkakan. Pembengkakan pada prostat akan menekan saluran kencing. Akibatnya, aliran urin tidak lancar dan dibutuhkan waktu lebih lama agar urin bisa keluar.

Pada wanita, infeksi pada saluran kencing adalah salah satu pemicu terjadinya kesulitan buang air kecil. Sedangkan pada pria, prostat yang mengalami infeksi juga akan membengkak dan menjadikan saluran kencing tertekan.

  • Sistem syaraf terganggu.

Gangguan atau rusaknya sistem syaraf akibat penyakit tertentu, seperti stroke atau kecelakaan, juga bisa mengganggu sistem buang air kecil seseorang. Selain stroke, kondisi diabetes, melahirkan, infeksi otak, dan saraf tulang belakang juga bisa menyebabkan susah buang air kecil.

  • Efek samping obat-obatan.

Beberapa obat yang dipakai untuk mengobati flu, dekongestan, dan alergi memiliki efek samping yang kurang baik bagi proses berkemih. Selain itu, pemakaian obat antidepresi dan antikolinergik bisa menyebabkan susah buang air kecil.

  • Operasi

Jika menjalani pembedahan di daerah yang dekat dengan ginjal, kandung kemih, dan saluran kencing, bisa jadi Anda akan mengalami susah buang air kecil. Pemberian obat bius juga bisa menyebabkan Anda mengalami susah buang air kecil setelah menjalani operasi.

  • Kondisi psikologis

Meski jarang terjadi, bukan hanya kondisi fisik yang bisa membuat seseorang mengalami susah buang air kecil. Kondisi psikis seseorang juga bisa menyebabkan hal tersebut. Salah satu kondisi psikis terkait hal ini adalah paruresis. Parauresis adalah kondisi ketika seseorang kesulitan buang air kecil karena merasa tidak nyaman dengan keberadaan orang lain.

 

Perawatan yang Diperlukan

Saat mengalami gangguan susah buang air kecil, beberapa langkah mandiri bisa dilakukan untuk mengatasi masalah ini.

  • Lakukan pijatan lembut pada kandung kemih yang terletak di perut bagian bawah untuk memaksimalkan kekosongan air seni di dalamnya.
  • Tempelkan air hangat pada perut bagian bawah. Rasa hangat akan merelaksasi beberapa organ yang bertugas mengantarkan air seni.
  • Mendeteksi semua perubahan pola buang air kecil yang terjadi pada Anda akan sangat berguna jika Anda harus melakukan perawatan dokter.

Jika susah buang air kecil tidak reda dengan tindakan di atas, maka sebaiknya Anda melakukan konsultasi dengan dokter. Tidak peduli jenis kelamin Anda, jika mengalami susah buang air kecil yang disertai dengan hal-hal berikut, segera periksakan diri ke dokter.

  • Susah buang air kecil terjadi berhari-hari.
  • Tidak bisa kencing.
  • Terdapat darah dalam air kencing.
  • Urin berwarna keruh.
  • Keluar cairan dari kemaluan.
  • Demam dan muntah.

Yang paling penting, jangan pernah menyepelekan susah buang air kecil karena hal tersebut hanya berpotensi menyebabkan komplikasi seperti infeksi dan gagal ginjal. Semoga artikel ini bermanfaat, tetap jaga Kesehatan anda ! (kahar)

Dikutip dari berbagai sumber

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY