Jangan Salah, Mega Mendung Bukan Satu-Satunya Batik Khas Cirebon

690


Cirebon, demosmagz.com – sebuah daerah yang kental akan khasanah budayanya ini memang memiliki segudang keseniaan dan tradisinya. Bersama Jogjakarta, Pekalongan dan Solo, Kota udang ini bisa disebut sebagai kota dengan sentra batik besar yang ada di Indonesia. Adalah sentra batik trusmi sebagai terminal pembatik yang ada di Cirebon dan namanya cukup termasyur bagi para pecinta batik

Akan tetapi ketika kita bicara soal batik Cirebon, akan sulit sepertinya jika tidak menyebut corak legendarisnya. Ya, apalagi kalau bukan mega mendung. Si corak yang memiliki filosofi awan pembawa hujan yang memberi kehidupan ini sudah sangat menempel dengan batik asal Cirebon. padahal tahukah sobat demagz jika corak batik asal Cirebon tidak hanya mega mendung?

Sebetulnya kota wali ini memiliki banyak sekali corak khas yang sebetulnya tak kalah menarik dengan mega mendung. Sebut saja corak singa barong, ganggengan, angkin bapel, manuk manek, jamilan, tokolan, kembang grempol dan masih banyak lagi. Seluruh corak ini memiliki filosofi dan ke khasanya sendiri.

Barangkali oleh karena megamendung sudah kadung dicap sebagai ‘anak emas’ batik Cirebon. maka banyak pengrajin justru menyampingkan corak lain untuk dipublikasikan kepada khalayak. Karena memang mega mendung lah yang dicari wisatawan ketika berkunjung ke butik, toko ataupun sentra batik di Cirebon. tapi tenang masih ada pengrajin yang membatik corak corak kuno seperti yang disebutkan diatas tadi.

Walaupun kaya akan corak Sebetulnya motif-motif khas cirebon memiliki ciri khusus. Batik-batik khas cirebon biasanya berlatar putih bersih dengan memiliki aksen garis (wit) yang sangat kecil. Selain itu dalam pewarnaan batik cirebon biasanya memilih warna-warna yang bernuansa adem.(wildan)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY