Jamblang, Buah Penuh Manfaat Yang Kini di Tinggalkan

305


Demosmagz.com – Buah yang berbentuk bulat agak lonjong berwarna hitam kini semakin langka dan ditingalkan oleh para penggemarnya. Buah Jamblang disebut juga jambu keling  atau duwet kini semakin hilang dari pasaran karena kalah saing dengan buah yang datang dari berbagai negara. Sebenernya buah yang satu ini lebih kaya akan kandungan vitamin dan manfaat buat kesehatan tubuh manusia.

Buah jamblang merupakan sejenis pohon buah dari suku jambu-jambuan (Myrtaceae). Kandungan buah Jamblang yaitu: Buah jamblang mengandung minyak astiri, alkaloid (jambosine), fenol (methylxanthoxylin), asam organic, triterpenoid, resin yang berwarna merah tua mengandung asam elagat dan tanin. Biji jamblang juga mengandung fatty oil sekitar (3-5%) terdiri dari olei acid, sterculiac acid, palmitic acid, myristis acid, linoleic acid, dan malvalic acid (cyclopropylidenis acids) serta vernolic acid (epoxy fatty acid). Buah Jamblang Juga mengandung tannin termasuk corilagin Jamblang termasuk ke dalam tergolong tumbuhan buah-buahan yang berasal dari Australis tropic, dan Asia.

Buah jamblang biasa dimakan segar, buah ini dapat mengurangi noda di gigi. Buah yang kaya vitamin A dan C, Buah jamblang ada yang berasa manis dan ada juga yang berasa asam dan sedikit pahit. Meskipun rasanya terkadang pahit, namun faktanya buah jamblang memiliki banyak kandungan nutrisi yang sangat baik untuk kesehatan. Berbagai terapi penyembuhan penyakit dapat dilakukan menggunakan buah ini.

Jamblang bersifat sejuk, aromatik, dan bersifat astringen kuat. Biji bisa juga untuk mengobati strikhnina (strychnine), yaitu sejenis penawar racun yang spesifik, dan mengobati pengobatan limpa kemudian, hasil penelitian juga menunjukkan biji, daun, dan pepagan jamblang dapat menurunkan diabetes, yang dipertegas lagi dengan percobaan binatang yang menunjukkan tumbuhan ini mencegah katarak akibat diabetes. Jamblang mengandung minyak atsiri, jambosin, asam organik, triterpenoid, dan resin yang mengandung asam elagat, dan tanin. Praktisi Ayurweda menunjukkan bahwa daging buah menurunkan darah selama 30 menit, bijinya menurunkan gula darah dalam waktu 24 jam, dan hasil maksimum pencapaian efek hipoglikemik dalam waktu 10 hari.

Beberapa bagian tumbuhan juga dipergunakan sebagai bahan obat, tradisional maupun modern. Kulit batang, daun, buah dan bijinya acapkali digunakan sebagai obat kencing manis, murus (diare), dan beberapa penyakit lain. Bahkan simplisia dari kulit batang (dikenal sebagai Syzygii cortex) dan biji jamblang (disebut Syzygii semen) dahulu dianjurkan sebagai sediaan apotek yang tidak wajib. Di samping tanin, bahan aktif yang dikandungnya antara lain adalah glukosida yambolin (jamboline).

Oleh pengobat tradisional di Amerika Selatan, jamblang bersama ceremai belanda untuk mengurangi kerusakan jantung dan hati penderita kanker yang mendapat kemoterapi doxorubicin (doksorubisin). Jamblang dan Eugenia caryophyllata mengandung senyawa yang dapat mengaktifkan enzim S-transferase di hati. Pada percobaan, enzim tersebut dapat menurunkan kejadian kanker lambung hingga 80%. Sebagian wilayah di Asia Tenggara menggunakan akar jamblang untuk mengobati epilepsi.

Dengan membaca penjelasan di atas tentunya kita sudah semakin mengerti akan khasiat tersembunyi dari buah Jamblang bagi kesehatan. Walau pun saat ini buah jamblang semakin sulit untuk detemui, di kutip dari berbagai sumber. (kahar)

Baca Juga : Terbukti! Ini Dia Manfaat Tanaman Pacar Cina Untuk Kesehatan

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY