Jagakali ke 5, Sinau Art Siap Buat Panggung Terapung di Setu Patok

653


Cirebon,demosmagz.com – Cirebon memiliki banyak sekali kultur, budaya, hingga tradisi yang belum banyak diketahui. Kota wali ini memang memiliki potensi dari segi khasanah kearifan lokal yang sebetulnya dapat diangkat dan diketahui khalayak ramai. Akan tetapi daerah yang memiliki dua pusat pemerintahan itu memiliki krisis kesadaran akan lingkungan bersih dan terawat.

Atas dasar itu sebuah lembaga kursus dan pelatihan seni bernama Sinau Art menggelorakan sebuah kampanye lingkungan hidup bertajuk ‘Jagakali’. Jagakali adalah sebuah festival dengan pendekatan seni dan kebudayaan yang kreatif. Dengan pendekatan yang kreatif itu pulalah Sinau Art selaku penyelenggara yakin bahwa kampanye lingkungan hidup dapat menjangkau ke ranah masyarakat yang lebih luas.

Tahun ini adalah perhelatan jagakali yang ke 5. Dimulai dari tahun 2007 Jagakali selalu berhasil menyedot perhatian masyarakat Cirebon untuk mau peduli terhadap lingkungan. Jagakali art festival perrtama mengusung tema menjaga arah angin. Berhasil di tahun pertama, di tahun 2009 Jagakali kembali hadir dengan tema sikulasi air. Setahun berselang sinau art kembali pentas dengan jaga kalinya yang menusung tema wong waras. Jagakali sempat tak hadir selama lima tahun sebelum akhirnya pada tahun 2015 kembali mentas dengan tema tentang bumi.

Kini jagakali yang ke lima siap dilangsungkan pada 23 hingga 25 September 2015. Mengusung tema nyanyian sungai festival lingkungan hidup ini nantinya bertempat di setupatok. Terlebih lagi Sinau Art bakal buat panggung terapung di atas danau buatan kebanggaan orang cirebon itu. (wildan)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY