Ini yang Kita Rasakan Bila Berhenti Konsumsi Daging

122

Demosmagz.com – Percaya atau tidak, apa yang terjadi pada tubuh kita, jika kita berhenti makan daging, atau setidaknya mengurangi konsumsi dan memperbanyak sayuran, alasan menjadi vegetarian yaitu untuk mengurangi bahaya daging merah terhadap kesehatan. Lalu, apa yang akan terjadi ketika kita berhenti makan daging? Sejumlah studi menjelaskan efek dari mengkonsumsi daging.

British Social Attitute dalam surveinya menemukan, sepertiga orang Inggris mengurangi konsumsi daging tahun lalu. Sembilan persen mempertimbangkan mengurangi asupan daging atau berhenti makan daging sama sekali. Sekitar tiga persen sudah menjadi vegetarian.

Makan daging olahan juga dikaitkan dengan peluang lebih tinggi terhadap kematian dini. Daging yang diproses ini mengandung nitrit atau nitrat natrium, yang bisa berubah menjadi nitrosamin kanker dalam tubuh.Itu sebabnya peminat pola makan vegetarian atau tidak mengonsumsi daging memang terus bertambah seiring kesadaran akan kesehatan. Kita tahu bahwa ada banyak manfaat dari menghindari konsumsi daging dan memperbanyak asupan serat.

Lalu apa yang terjadi bila kita berhenti makan daging dan berubah jadi vegetarian? Inilah ulasan tentang apa yang terjadi pada tubuhmu bila berhenti makan daging.

  1. Mengurangi kadar peradangan

Jika Anda makan daging atau produk olahan, Anda kemungkinan mengalami peningkatan kadar peradangan dalam tubuh Anda. Peradangan jangka pendek, seperti akibat cedera adalah hal normal. Tapi peradangan yang berlangsung lama sebaliknya. Diet nabati secara alami membantu anti peradangan karena seratnya tingi dan mengandung antioksidan.

  1. Mengurangi kadar kolesterol

Kadar kolesterol yang tinggi adalah risiko utama penyakit jantung dan stroke. Lemak jenuh- ditemukan terutama dalam daging. Studi menunjukkan, mereka yang mengkonsumsi sayuran, kadar kolesterolnya turun hingga 35%. Pola makan nabati mengurangi kolesterol karena nabati rendah kadar lemak jenuh dan bahkan banyak yang tak mengadung kolesterol. Riset membuktikan, kedelai menurunkan kolesterol.

  1. Menjaga mikrobioma meningkatkan kesehatan

Mikrobioma — trilyun mikroorganisme dalam tubuh– membantu pencernaan, menghasilkan nutrisi penting, melatih sistem kekebalan, menjaga jaringan usus, melindungi dari kanker, diabetes, aterosklerosis, radang usus, dan penyakit hati. Makanan nabati membantu membentuk mikrobioma usus yang sehat. Serat dalam makanan nabati mendorong pertumbuhan bakteri “ramah” dalam usus kita.

  1. Mengubah kerja genetika

Para ilmuwan membuktikan faktor lingkungan dan gaya hidup dapat mempengaruhi genetika. Contohnya, antioksida dan nutrisi lain yang kita makan dapat mengoptimalkan bagaimana sel-sel dalam tubuh memperbaiki DNA yang rusak. Penelitian juga menunjukkan bahwa perubahan gaya hidup, termasuk pola makan nabati, dapat menurunkan risiko kanker prostat.

 

  1. Mengurangi kemungkinan diabetes tipe 2

Protein hewani, terutama daging merah dan olahan, meningkatkan risiko diabetes tipe 2. Mengapa daging penyebab diabetes tipe 2? Lemak hewan, zat besi dalam hewan, dan pengawet nitrat dalam daging ditengarai menjadi aktor utama perusak sel-sel pankreas, memperburuk peradangan, menyebabkan kenaikan berat badan dan merusak efisiensi fungsi insulin.

  1. Mendapatkan kecukupan protein

Kelebihan protein tidak membuat badan menjadi lebih kuat atau lebih ramping. Protein berlebih disimpan sebagai lemak atau berubah menjadi limbah, dan protein hewani adalah penyebab utama kenaikan berat badan, penyakit jantung, diabetes, peradangan, dan kanker. Sebaliknya, protein nabati melindungi tubuh dari berbagai penyakit kronis. Nabati juga mampu memenuhi kebutuhan kalori dan protein.

  1. Menurunkan berat badan

Studi yang diterbitkan Journal of Academy of Nutrition and Dietetics menunjukkan, jika seseorang memakan sayuran, buah-buahan, biji-bijian, dan kacang-kacangan, lebih mudah mengalami penurunan berat badan daripada dengan yang non vegetarian.

  1. Kulit lebih cerah

Menurut ahli gizi Susan Tucker MD, jumlah asupan tinggi mineral, antioksidan dan serat yang termasuk dalam pola makan nabati membantu terjadinya detoksifikasi dan menyebabkan kulit lebih cerah. Diet nabati dapat mengatasi masalah kulit yang umum, seperti eksim dan jerawat.

Semakin sedikit daging yang Anda konsumsi, maka tubuh Anda akan semakin sehat. Mengurangi asupan daging mungkin akan sulit bagi Anda yang sudah terbiasa mengonsumsinya. Namun menguranginya secara perlahan dengan komitmen tinggi, dipercaya dapat meningkatkan kesehatan Anda. apakah kamu sudah berencana ingin menjadi vegetarian atau tetap setia mengkonsumsi daging?

Dikutip dari berbagai sumber.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY