Ingin Beli Charger Smartphone ? Perhatikan Tips Berikut Sebelum Membelinya

208
Ilustrasi

Demosmagz.com – Saat ini kebutuhan akan smartphone sudah menjadi kebutuhan primer bagi siapa saja. Kebanyakan orang wajib hukumnya untuk mengantongi smartphone kemana – mana. Daya Baterai yang kuat adalah idaman para pengguna smartphone. Terlebih pengguna akan lebih senang jika proses charge akan berlangsung dengan cepat.

Karakteristik smartphone yang sering mudah habis dayanya mengharuskan penggunanya membawa charger untuk mengisi ulang daya. Frekuensi penggunaan charger yang terlalu tinggi inilah yang menyebabkan charger akan cepat rusak dan kita harus memilih charger baru untuk tetap dapat menggunakan smartphone kita.

Dalam memilih charger, sering kali kita hanya melihat pada kesesuaian port chargernya, dampak dari kesalahan pemilihan charger salah satunya adalah baterai terasa panas setiap dicharge. Ada beberapa faktor penting yang harus di perhatikan dalam membeli charger baru, yaitu :

  1. Input charger.

Besarnya tegangan yang diizinkan masuk ke dalam charger dikenal dengan istilah input. Umumnya tegangan yang diberikan PLN ke rumah kita adalah 220 Volt. Jika kita memilih charger produk dari Jepang atau  China maka perlu berhati-hati, karena input charger produk Jepang dan China bisa jadi hanya sebesar 110 V saja. Hal ini bisa mengakibatkan kerusakan bila digunakan di Indonesia, kecuali jika tertulis 100-240 V pada charger. Hal ini menunjukkan rentang tegangan berkisar antara 100 V hingga 240 V.

  1. 2. Output Charger

Output adalah besarnya tegangan yang dihasilkan oleh charger. Tegangan ini menunjukkan besarnya tegangan yang akan masuk ke dalam handphone. Sehingga, nilai output ini adalah nilai hal yang harus diperhatikan dalam memilih charger untuk handphone. Jika handphone hanya membutuhkan tegangan sebesar 5V tetapi output yang kita gunakan lebih dari 5 tentu saja dapat kerusakan pada komponen handphone kita.

  1. mA (miliampere) charger

Nilai kuat arus listrik yang mengalir dalam handphone diukur dalam satuan miliampere (mA). Nilai kuat arus ini menentukan kecepatan proses pengisian daya handphone. Semakin besar kuat arus listrik maka semakin cepat juga pengisian daya baterai pada handphone. Nilai mA harus kita perhatikan, jangan sampai kita memilih yang besar hanya karena ingin pengisian daya berlangsung lebih cepat. Langkah yang harus dilakukan tentu saja menyesuaikan dengan spesifikasi kuat arus yang sesuai dengan handphone kita.

Itulah tips-tips membeli charger smartphone, menjaga keawetan suatu barang sangat penting untuk kantong kita, jika sobat demagz tidak ingin smartphone tercintanya rusak karena masalah charger.(Reja)

Baca Juga : Iklan di Smartphone Kerap Mengganggu, Bagaimana Cara Hilangkanya ?

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY