Indahnya Curug Bangkong dan Kisah Mistis Dibalik Sejarahnya

141

Demosmagz.com – Dahulu kala ada seorang lelaki tua dari kabupaten Ciamis yang bernama Wiria. Pria tersebut melakukan perjalanan dalam upaya hendak melakukan tirakat. Dalam berkelananya itu, ia menemukan sebuah curug (air terjun) yang kemudian membawa batinnya untuk singgah dan melakukan tirakatnya di sana.

Dalam melaksanakan tirkat, Wiria menyempatkan diri untuk berbaur bersama warga sekitar curug tersebut. Sosoknya yang ramah membuat warga menjadi segan. Apa lagi, Wiria memberikan ilmu membuat gula merah kepada warga dengan bahan yang tersedia di sekitaran kampung.

Warga pun dengan tangan terbuka menerima, tak berlangsung lama masyarakat se-kampung sudah bisa membuat gula merah hingga akhirnya menjadi mata pencaharian kebanyakan warga sekitar. Akan tetapi setelah itu, Wiria kembali terpanggil untuk melengkapkan tirakatnya, maka kembalilah dia ke curug dan melakukan pertapaan di gua yang terletak di belakang curug.

Akan tetapi setelah berminggu-minggu dan berbulan-bulan, wiria tak kunjung memperlihatkan batang hidungnya, warga pun kehilangan sosok Wiria, hingga akhirnya mereka memutuskan mencari keberadaan orang yang sudah membantu banyak di kampungnya, tapi tetap tidak ditemukan. Wargapun meyakini bahwa Wiria telah berhasil menyelesaikan tirakatnya.

Selain itu, warga juga beranggapan bahwa Wiria kini menjelma menjadi seekor kodok (bangkong) sebagai keberhasilan dalam menempuh tirakatnya. Itu menjadi alasan dikarenakan, semenjak Wiria tak terlihat, warga sering mendengar suara bangkong di sekitaran curug. Akan tetapi ketika di dekati suara itu justru menghilang.

Itulah sekelumit cerita dari curug Bangkong. Sebuah curug indah yang terletak di Kabupaten Kuningan, Curug ini memang tidak se-terkenal curug-curug lain di Kuningan, akan tetapi keindahannya jelas dapat bersaing dengan curug-curug lain.

Air terjun curug Bangkong sendiri memiliki tinggi 23 meter dan lebar 3 meter. Curug ini akan terlihat jauh lebih indah ketika musim penghujan tiba, sebab debit air yang mengalir akan menjadi jauh lebih banyak dan membuat air terjun terbelah menjadi dua.

Letak curug ini berada di Desa Kertawiratma kecamatan Nusaherang Kabupaten Kuningan. Jika di tempuh dari Cirebon, barangkali jaraknya sekitar 40 KM. Akan tetapi jika dari pusat kota Kuningan, jaraknya dapat di tempuh sekitar 9 KM saja. Memang banyak cerita mistis dari curug yang satu ini, tapi para penikmat alam di jamin suka memandang dan bermain air di Curug Bangkong yang memang indah itu.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY