Hak Lingkungan Hidup Terampas, pemuda kanci Tolak PLTU

325


Berita Cirebon, Demosmagz.com – Setiap orang berhak untuk hidup sejahtera lahir dan batin, bertempat tinggal dan mendapatkan lingkungan hidup yang baik dan sehat sebagian dari hak asasi manusia. Begitulah konstitusi mengundangkan dalam UUD 1945 pasal 28H ayat (1). Untuk itu Solidaritas Pemuda Kanci (SPK) menolak PLTU dalam aksi demonstrasinya karena dinilai telah mencoreng amanat konstitusi tersebut.

Penolakan adanya Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) 1 yang berada di wilayah Cirebon Timur. PLTU merupakan sumber energi yang sudah usang (konvensional), yang sangat berpengaruh akan rusaknya lingkungan hidup.

Oksigen yang setiap harinya di hirup oleh masyarakat di sekitaran PLTU kini sudah tercemari,  jauh berbeda sebelum adanya PLTU. Sungai – sungai yang ada disekitar menjadi asin. Pasir berubah menjadi lelumpuran, lahan pertanian semakin menyempet akibat ekspansi industrialisasi.

“Hal buruk lainnya akan melanda Kabupaten Cirebon, apabila PLTU II jadi dibangun di wilayah Cirebon timur lainnya, untuk itu kita menolak” teriak Ikhsan, salah seorang orator dalam aksinya, Senin(01/08).

Berdasarkan penelitian di Universitas Harvard terkait dampak oleh PLTU batubara yang ada di Indonesia mengakibatkan polusi udara yang sangat berbahaya bagi kesehatan, akhirnya menyebabkan sebanyak 6.500 orang di Indonesia mengalami mati dini setiap tahunnya.

“Pembakaran PLTU batubara mengakibatkan hujan asam di daerah kami, dan tentunya akan menimbulkan pemanasan global pula.” jelasnya.

Lanjut Ikhsan, argumentasi klasik kerap dilontarkan oleh pemerintah dengan alasan bahwa pembangunan PLTU untuk memenuhi pasokan listrik, yang tidak mempertimbangkan dampak terhadap lingkungannya.

“Seharusnya Pemerintah memilih pembangkit listrik terbarukan yang ramah lingkungan seperti PLTS atau PLTGI,” ucapnya. (Epri)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY