Wakil Gubernur Buka Acara Gotrasawala Ke Empat

289

Cirebon, Demosmagz.com – Pemprov Jabar bersama Keraton Kesepuhan kembali mengadakan acara tahunan Gotrasawala di Cirebon, kegiatan ini berlangsung mulai 12-14 Agustus 2016, acara diselenggaraka di dua tempat yaitu keraton kesepuhan dan gua sunyaragi.

Pembukaan gelaran Gotrasawala tahun ini merupakan gelaran keempat, yang telah dibuka secara resmi oleh Wakil Gubernur Jawa Barat, Deddy Mizwar, didampingi oleh Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jabar, serta oleh Sultan Keraton Kesepuhan Arief Natadiningrat di Goa Sunyaragi, Cirebon, Jumat (12/08)

Pangeran Raja Adipati Arief Natadiningrat. SE sebagai Sultan Keraton Kesepuhan mengungkapkan, gelaran Gotrasawala ini bertujuan untuk mengangkat potensi seni dan budaya di Cirebon.

“Gotrasawala ini adalah acara yang ke empat tiap tahun diselenggarakan oleh Provinsi Jawa Barat, untuk mengangkat potensi seni, budaya, dan juga pariwisata di Cirebon, Gotrasawala sendiri sebetulnya adalah merupakan event yang dilaksanakan pada abad 16 di Kasultanan Kesepuhan oleh Sultan sepuh pertama”, tutur Sultan Arief.

Kegiatan ini  diawali dengan acara ramah tamah di Keraton tertua se-Indonesia, Keraton Kesepuhan, lalu dilanjukan acara pentas seni di Goa Sunyaragi. Gotrasawala dihadiri oleh Raja-raja Nusantara, juga para budayawan Cirebon maupun budayawan berkenegaraan Amerika dan Cina.

Deddy Mizwar, sebagai Wagub Jabar juga hadir dalam kemeriahan acara Gotrasawala 2016 ini. Ia berkesempatan untuk membuka gelaran Gotrasawala 2016 di Cirebon. Dalam pidatonya, Deddy mengungkapkan ketakjuban melihat seni budaya Cirebon, setelah Ia disajikan dengan penampilan Mimi Tumus di Keraton Kasepuhan.

“Usianya yang tidak muda lagi, beliau tetap memelihara warisan Tari Topeng Kelana. Kita harus malu sama Mimi Tumus, bahkan untuk memenuhi kebutuhan hidupnya dia rela menjadi tukang pijat di desanya, Ungkap Deddy tegas.

Wagub Jabar ini pun menyarankan kepada Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Jawa Barat agar dapat memfasilitasi kegiatan mimi Tumus, agar tari topeng ini tetap ada.

“Seni dan budaya penting bagi bangsa ini, maka itu kita bicara seni dan kebudayaan yang juga memperkuat jati diri kita sebagai bangsa. Cirebon khususnya harus sudah siap menjadi kota pariwisata, sebab kota ini sudah lebih hebat akses, sudah ada Cipali dan sebentar lagi nanti ada Bandara Internasional Kertajati, jadi harus sudah siap”, lanjutnya. (ara)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY