Gedung Bundar Cirebon, Sejarah dan Riwayatnya Kini

500
bangunan gedung bundar

 

Cirebon, Demosmagz.com Jika Sobat Demagz berkunjung atau melewati jalan Kebumen Kota Cirebon. Barangkali beberapa dari kita akan melihat sebuah gedung dengan desain tua yang cukup mencolok di tengah taman Kebumen. Bangunan yang memiliki delapan segi itu disebut dengan nama Gedung Bundar atau orang Cirebon biasa melafalkanya dengan nama Gedung ‘Bunder’

Tahukah Sobat Demagz jika dulu bangunan ini adalah pos jaga pada zaman Belanda. Dikutip dari data budaya Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia jika bangunan yang punya atap kerucut itu dibangun pada tahun 1920 yang ketika itu berdiri di atas lahan yang disebut kebon Paraja. Beberapa literasi juga menyebutkan jika Gedung Bundar berfungsi sebagai gedung untuk para meneer Belanda memantau laut.

Setelah merdeka, gedung bundar ini dipergunakan Komando Rayon Militer (KOREM) Sunan Gunung Jati Cirebon untuk Kantor Radio dan telegraf. Tahun 1980 fungsinya berubah menjadi rumah tinggal. Pada 1990 KOREM akhirnya memberikan penguasaan Gedung Bundar kepada Pemerintah Daerah Kota Cirebon. Tahun 2003 bangunan ini pernah di pinjam pakai oleh Paguyuban Masyarakat Cirebon (Parmaci) akan tetapi hingga saat ini Gedung Bundar tak lagi berpenghuni .

Salah satu yang menarik dari gedung ini adalah bentuknya yang sangat unik.  Memiliki dua lantai dan dua pintu yang berada dan dibawah. Selain itu keberadaan tangga digedung tersebut menambah kesan klasik gedung bundar. Disebutkan juga bahwa gedung tersebut semula memiliki 14 jendela pada lima sisi dindingnya akan tetapi saat ini telah ditutup tembok dan plester.

Sayangnya kita tidak bisa masuk ke bangunan ini. Terlebih kondisi bangunan yang berada di seberang SMP 16 Kota Cirebon itu sangat mengenaskan. Atapnya yang menggunakan seng mulai berkarat sementara temboknnya dipenuhi dengan corat-coret dari pihak yang bertanggung jawab. Beberapa kali di cat beberapa kali juga tembok gedung bundar jadi sasaran coretan. Kesan megah nan mewah dari gedung inipun menjadi muram terlebih tak bersihnya taman Kebumen tempat bangunan itu berdiri.

Pemerintah diharapkan dapat kembali memulihkan dan menjaga identitas gedung bundar ini. Mengingat Gedung Bundar ini termasuk bangunan Cagar Budaya Kota Cirebon

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY