Cegah Banjir dengan Inovasi Lubang Biopori, Begini Cara Buatnya

1239


Tekno, Demosmagz.com Musim penghujan datang, segala dampak dari musim penghujan mulai terasa, salah satu dampak musim hujan saat ini adalah banyak jalanan becek bahkan banjir. Di daerah-daerah tertentu di kota Cirebon hal itu pun terjadi, maka dari itu demosmagz.com mencoba memberikan inovasi mengenai pencegahan banjir melalui Lubang Resapan Biopori.

Banjir adalah kondisi dimana tidak meresapnya air ke dalam tanah dan saluran sehingga menggenang di permukaan. Solusi pencegahan pertama adalah memperbaiki saluran dan jalan air agar tidak menggenang.

Solusi kedua adalah membuat Lubang Resapan Biopori yaitu adalah lubang silindris yang dibuat secara vertikal ke dalam tanah sebagai metode resapan air yang ditujukan untuk mengatasi genangan air dengan cara meningkatkan daya resap air pada tanah. Metode ini dicetuskan oleh Dr. Kamir Raziudin Brata. Sederhananya kita membuat lubang agar air bisa meresap ke dalam tanah.

Keunggulan biopori selain bisa mencegah banjir adalah mengubah sampah organic menjadi kompos, jadi didalam lubang yang kita buat diisi dengan sampah organik, setelah menjadi kompos, kompos tersebut bisa di taruh di tanaman pekarangan. Untuk lebih lanjutnya demosmagz.com akan memberikan cara-cara membuat lubang biopori :

1. Buatlah lubang berbentuk silindris (tabung) dengan bor biopori atau jika tidak ada bisa menggunakan linggis dengan diameter 10-15 cm dengan kedalaman 100 cm.
2. Ketika lubang sudah dibuat lalu rapihkan mulut lubang.
3. Isi lubang dengan sampah organic misalnya dedaunan atau sisa sayuran dari kegiatan masak
4. peliharalah lubang secara berkala, awasi supaya lubang tidak terhalang oleh apapun selain sampah organik.

Begitulah cara pembuatan lubang resapan biopori, sejatinya mencegah banjir dan melestarikan alam adalah tanggung jawab bersama, kita harus mengembalikan air hujan ke dalam tanah demi lancarnya siklus air di bumi kita ini. Jadi Biopori ini bisa langsung di praktikan

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY