Cara Singkat Menguasai Berbagai Bahasa Dengan Metode Emil Krebs

1431


Demosmagz.com – Emil Krebs (lahir pada tanggal 15 November 1867 di Freiburg Schlesien,meninggal pada tanggal 31 Maret 1930 di Berlin). Orang Jerman yang menguasai banyak bahasa (poliglot), Emil Krebs adalah orang yang sangat jenius, selama hidupnya dia menguasai 68 bahasa secara fasih, baik berbicara maupun menulis. Metode yang digunakan Emil dalam mempelajari bahasa sampai menguasainya menjadi perbincangan banyak orang. Bahkan otak Emil Krebs telah diteliti di German neuroscientists Karl Zilles dan Katrin Amunts pada tahun 2002. Penelitian tersebut berhasil mengungkap bahwa otak Emil Krebs berbeda dengan otak manusia lainnya.

Lembaga penerbit sertifikat bahasa percaya bahwa agar dapat mencapai apa yang disebut kemandirian bahasa, seseorang harus belajar sekitar 1000 jam. Mari kita perhatikan bagaimana mungkin ada orang yang bisa menguasai beberapa bahasa hingga  puluhan  bahasa asing di kuasainya.  Menurut perhitungan ini, orang-orang ini tidak akan memiliki cukup waktu seumur hidupnya untuk belajar bahasa-bahasa tersebut. Hampir semua poliglot tidak percaya adanya bakat bahasa, tetapi ada sesuatu yang bekerja secara sistematis. Dasar keberhasilan bagi semua poliglot adalah semangat untuk belajar mandiri dan mengkaji bahasa asing.

Metode Krebs saat ini menjadi salah satu cara terbaik untuk belajar bahasa asing dengan menggunakan kursus audio. Karena telah diperbaiki selama hampir 60 tahun, metode Krebs menarik lebih banyak pelanggan tidak hanya di dunia tetapi juga di Indonesia. Terutama karena fakta bahwa metode Krebs relatif murah dan hasilnya terlihat nyata setelah belajar dalam waktu relatif singkat.

Metode ini dihubungkan dengan menghafal cepat frasa bahasa asing dengan cara pengulangan frasa-frasa tersebut. Pikiran bawah sadar akan mencatat frasa-frasa tersebut dan memainkannya secara otomatis selama percakapan. Momen “pengalihan” dari bahasa Indonesia ke dalam bahasa lain dihilangkan. Hal ini memungkinkan lawan bicara untuk berbicara secara leluasa dalam bahasa asing. Metode Krebs mengabaikan proses dasar belajar seperti membaca dan belajar tata bahasa.  Sebaliknya, proses pembelajaran terutama berdasarkan mendengarkan dan mengulangi frasa-frasa.

Belajar bahasa asing dengan metode Krebs merupakan proses pembelajaran oleh anak-anak atau cukup mendengarkan. Sehingga menggunakan pengetahuan tentang dasar-dasar tata bahasa dan belajar bahasa asing dengan metode Krebs menjadi kunci keberhasilan. (dikutip dari berbagai sumber).

Kursus audio berdasarkan metode Krebs ini ditujukan kepada semua orang, tanpa memandang usia atau tingkat kemampuannya.  Metode ini dapat digunakan baik oleh orang-orang yang baru memulai “petualangan” belajar bahasa asing maupun orang-orang yang masih belajar, tetapi kesulitan dalam menggunakannya setiap hari. Ini memungkinkan pengembangan keterampilan bahasa dengan cepat dan efisien.(kahar)

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY