Bupati Purwakarta : Siswa Kurang Mampu Tak Wajib Berseragam

87

Demosmagz.com – Adapun keluhan dari para orang tua yang memiliki anak yang masih sekolah di Tahun ajaran baru yakni soal membeli seragam dan atributnya. Sekolah memang sudah gratis, tapi permintaan anak untuk kebutuhan perlengkapan sekolah tak bisa dihindarkan.

Menariknya, bupati Purwakarta justru membolehkan siswa SD dan SMP tidak memakai seragam sekolah di tahun ajaran 2017/2018 ini. Hal demikian berlaku jika keluarga tidak mampu membelinya. Program ini merupakan gerakan empati kepada keluarga kurang mampu, namun sekolah juga perlu mengidentifikasi kondisi ekonomi keluarga.

“Cukup banyak keluhan dari orangtua yang tidak mampu membeli seragam, sepatu, dan peralatan sekolah yang lain. Saya sampaikan, tidak ada paksaan untuk mengenakan seragam. Boleh nanti pelajar yang ekonomi keluarganya dinilai mampu itu membantu pelajar yang keadaan ekonominya kurang mampu,” kata Dedi Mulyadi, saat sapa pelajar di Purwakarta hari pertama masuk sekolah.

Satu tahun ke Belakang, kebijakan dari Bupati Purwakarta juga telah membebaskan seragam siswa khusus hari kamis. Siswa mengenakan pakaian bebas dan tidak harus memakai sepatu. Alasannya, jadwal pendidikan di hari kamis bertema kreativitas siswa.

“Tiap Kamis pelajar di seluruh Kabupaten Purwakarta pergi ke sekolah bebas tak pakai seragam atau sepatu. Pakai sandal jepit juga bebas,” ujar Dedi.

Referensi tulisan :
Liputan6.com
Kompas.com

 

 

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY