Berawal Dari Eskul, Siswa SMPN 14 Cirebon Raih Berbagai Juara

310

 

Cirebon, demosmagz.com – Kegiatan eskul merupakan kegiatan tambahan selain pelajaran yang dilaksanakan di sekolah maupun di luar sekolah. Kegiatan ini merupakan wadah penyaluran hobi, minat, dan bakat bagi para siswa di berbagai bidang diluar akademik.  Dampak positifnyanya, kegiatan eskul dapat mengasah kemampuan, daya kreativitas, jiwa sportivitas, dan meningkatkan rasa percaya diri. Apalagi, dalam kegiatan eskul tersebut banyak menoreh berbagai prestasi yang dapat mengharumkan nama sekolah.

Seperti beberapa siswa di Sekolah Mengah Pertama (SMP) negeri 14 kota Cirebon, menurut mereka, dengan mengikuti eskul bisa mengasah kemampuan dan melatih kedisiplinan serta masih banyak manfaat lainnya.

Dilihat dari prestasi, eskul pramuka SMPN 14 Cirebon banyak meraih berbagai juara. Dari 2013 hingga sekrang, sudah banyak piala yang diraih dengar predikat juara 1 dengan macam-macam lomba kepramukaan yang diikuti.  Pada Juni 2016 ini, beberapa regu pramuka SMPN 14 meraih juara pada Lomba pramuka se wilayah III yang diselenggarakan oleh SMA-SMK Mandiri. Diantaranya regu kecipir meraih juara Pinru terbaik putri, juara 1 LKBBT putri, juara 1 Pioneering putri, juara 2 olimpiade pramuka, juara 2 Semaphore dan juara umum Putri. Kemudian regu Anthurium meraih juara 3 semaphore. Regu Kelelawar meraih juara pinru Terbaik putra, juara 1 LKBBT putra, juara 1 Pionering putra, dan juara umum putra.

Selanjutnya, pada bulan Agustus 2016 dalam lomba pramuka Penggalang Tujuh Se jawa Barat, yang diselenggarakan oleh SMAN 7 Cirebon. Regu Kecipir meraih juara 1 LKBBT putri, juara pinru terbaik putri. Sedangkan Regu Anthurium meraih juara 1 sandi Estafet putri, juara 2 Semaphore Rescue putri dan juara 3 LKBBT putri. Regu Mikoplasma meraih juara 2 LKBBT Putra. Kemudian juara umum putri dan juara umum piala Kwarda yang merupakan perolehan juara piala bergilir.

Beberapa piala yang telah diraih oleh pramuka tidak lepas dari peran aktif anggota pramuka yang kompak, konsisten dan rajin berlatih. Eskul pramuka di SMPN 14 Cirebon biasanya mengadakan latihan dua kali dalam seminggu, kecuali ketika akan mengadakan lomba dilakukan tiga kali. Menurut salah satu siswa yang sudah mengikuti pramuka lebih dari dua tahun, mengatakan bahwa Kegiatan pramuka ini melatih siswa untuk disiplin dan menjadi seorang pemimpin.

“Di pramuka kerasa banget rasa kebersamaannya, kekeluargaannya, kemudian manfaat yang bisa diambil juga adalah melatih untuk menjadi seorang pemimpin. “ ujar Rindiantika, slaku pimpinan regu (Pinru) putri.

Ia juga mengaku merasa senang di pramuka, apalagi saat-saat lomba dan saat kemping.  Ia pun tidak merasa bosan, padahal dari kelas VII hingga kini kelas IX, ia masih aktif menjadi anggota pramuka. Hal tersebut juga disampaikan oleh ketua pramuka SMPN 14 Cirebon, baginya eskul pramuka berbeda dari eskul-eskul yang lain.

“saya enggak bosen di pramuka, enak, beda dari yang lain, kerasa banget kekeluargaannya. Disini dilatih PBB dan masih banyak lagi.” Ucap Mitha Veronica yang kini duduk di kelas IX.

Meskipun dalam kegiatan pramuka lebih banyak menghabiskan waktu di lapangan, Mitha mengatakan itu adalah sebuah proses untuk memetik hasil yang diinginkan. Meskipun sering kecapean dan lainnya, ia tetep semangat dan senang dengan kegiatan tersebut.

“enak-enak aja, panas-panasan itu bagian dari duka di pramuka, ketika menang disuatu perlombaan, dapet prestasi, itu kan buah dari duka. Meskipun pernah kecapean  tapi tetep seneng di pramuka, apalgi guru-guru disini banyak yang mendukung dan memaklumi ketika kami kecapean.” Ujarnya.

Melaksanakan suatu kegiatan yang kita pilih seharusnya dari hati, karena dengan begitu kita akan merasa nyaman meski kegiatan tersebut menguras waktu, tenaga, dan materi. Setelah sudah merasa klop, maka disanalah kita akan menemukan kenyamanan sehingga rela meninggalkan aktivitas lain demi pramuka. Dalam hal ini jika ada siswa yang mengikuti dua eskul atau bagi siswa yang masih belum serius mengikuti eskul pramuka, maka harus dari hati terlebih dahulu memilih pramuka.

“Agar nyaman di pramuka, harus ngeklopin hati ke pramuka dulu. Biasanya ada siswa yang ikut dua eskul, ketika bentrok dan sebagainya, kalau hati kita sudah terpaut ke pramuka maka akan lebih nyaman di pramuka, meskipun kegiatan pramuka padat. Terus kita juga rela meninggalkan aktivitas lain demi pramuka.” Ujar wanita yang kini masih menjabat sebagai ketua pramuka.

Selain meraih prestasi atas nama pramuka SMPN 14 Cirebon, ada salah satu anggota pramuka yang juga memiliki prestasi diluar kepramukaan. Moch. Haikal namanya, ia berhasil meraih juara 2 lomba pupuh atau menyanyi lagu sunda pada Mei 2016 lalu.

“saya merasa kaget, seneng banget. Saya memang suka nyanyi juga, apalagi dapat juara jadi makin semangat untuk ke depannya dan akan ikut kalau ada lomba-lomba lagi.” Ujar laki-laki yang aktif di pramuka dan eskul paduan suara.

Padahal, bahasa yang digunakan sehari-hari oleh Haikal adalah bahasa Cirebon, belum lagi menyanyikan lagu tradisional sunda (pupuh) baru diketahuinya. Tetapi dengan berlatih selama satu minggu dengan tekun dan sungguh-sungguh ia bisa meraih juara.

Kecintaan terhadap bahasa sunda pun diakui oleh Gading Pramudita, meskipun bahasa sehari-hari dengan keluarga menggunakan bahasa cirebon, Gading mempelajari komunikasi dengan bahasa sunda secara mandiri. Ia juga pernah mengikuti lomba dongeng bahasa sunda pada Mei lalu. Meskipun tidak menang, baginya ini adalah kesempatan untuk menyalurkan kesenangannya melalui perlombaan.

“nggak tau kenapa saya seneng dengan bahasa sunda. Padahal di rumah pake bahasa Cirebon. Kemarin pas ikut lomba awalnya takut karena baru pertama kali.” Ujar Gading.

Wanita yang kini duduk di kelas 8 juga mengikuti beberapa eskul sebagai wadah untuk mengembangkan dirinya. Kini ia aktif di PMR, mading dan OSIS. Meskipun ia mengikuti lebih dari satu eksul, ia tetap bisa mengatur jadwal belajar dan organisasinya.

“saya ikut PMR, mading, dan OSIS. nggak cape, tinggal atur aja waktunya, misalnya ketika dalam sehari secara bersamaan ada jadwal kumpul, saya ke OSIS dulu, terus ke mading karena hanya mengisi puisi-puisi saja, baru ke PMR karena latihannya lebih lama.” Ujarnya.

Dengan mengikuti eskul, beberapa siswa merasa ada manfaat yang bisa diambil, selain menambah banyak teman, pengalaman, juga ada pengetahuan tambahan yang dapat diperoleh selain dari pelajaran di kelas.

 

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY