Begini Cara Kerja Klakson Hits Dunia Kini ‘Om Telolet Om’

378

demosmagz.com – Om telolet om, fenomena yang belakangan ini mendunia merupakan permintaan orang (biasanya dilakukan oleh para remaja dan anak-anak) kepada supir bus untuk membunyikan klakson yang kira-kira berbunyi ‘telolet’. Entah apa yang membuat klakson telolet ini booming sampai ke seluruh penjuru dunia. Sensasi yang berbeda akan dirasakan ketika supir membunyikan klakson telolet tersebut.

Klakson telolet berbunyi khas dan banyak macamnya, ada yang berbunyi telolet saja, ada juga yang berbunyi menyerupai lagu populer di indonesia. Menilik dari itu semua, demosmagz akan menjelaskan cara kerja klakson telolet tersebut.

Pertama, pada dasarnya klakson telolet adalah klakson udara biasa yang kemudian dirubah suaranya menggunakan modul relay yang dibuat khusus sehingga menghasilkan suara yang unik. Dengan modul relay kita bisa menghasilkan berbagai macam suara unik sesuai dengan tombolnya.

Kedua, sobat demagz harus mengetahui bahwa klakson listrik dengan memanfaatkan arus listrik baik arus searah (DC) atau Bolak-Balik (AC), cara kerjanya adalah ketika klakson ditekan arus listrik mengalir dan menggetarkan membran (sumber bunyi) lalu keluarlah bunyi klakson.

Ketiga, pada klakson telolet, terdapat modul yang bisa menghasilkan bunyi klakson yang berbeda. Modul bekerja mengatur agar bisa menggetarkan plat atau membran untuk menghasilkan suara `telolet`. Tiap tombol pada modul memiliki program yang bisa menirukan nada yang berbeda-beda, sehingga sopir tak perlu memainkan tombol-tombol untuk mengeluarkan bunyi yang harmonis.

Fungsi modul hanya mengatur nada yang akan dikeluarkan sesuai standar yang sudah diatur dengan memilih tombol merahnya. Di dalam Modulnya ada transistor yang mengatur berapa lama listrik yg mengalir, misalnya klakson mana yang akan diberikan dulu listriknya (A,B,C) untuk menghasilkan nada suara yang berbeda-beda.

Harga untuk pemasangan klakson telolet ini ada di kisaran Rp.300.000 sampai Rp.1.000.000 tergantung spesifikasi dan jumlah nadanya tentu. Bagaimana sobat demagz buat apa ‘om telolet om’ kalau kita bisa buat bunyinya? (Reja)

Baca Juga :

Om Telolet Om Dari Pantura Jadi Mendunia

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY