Bangun Desa Lewat Komunitas Panca Darma Indramayu

502

Indramayu, Demosmagz.com – Sekitar satu tahun ini, komunitas panca darma sudah fokus menjalankan programnya di bidang pendidikan dan ekonomi. Komunitas ini baru bergerak di wilayah Karangampel, Indramayu.

Komunitas panca darma merupakan gerakan pemuda yang memiliki tujuan untuk pembangunan pedesaan dan pendidikan untuk semua kalangan. Selain pendidikan dan ekonomi, kemudian akan merambah ke lingkungan hidup, sosial budaya dan hal-hal lain yang dibutuhkan desa.

“Sementara markas kami di Karangampel, baru fokus pada ekonomi desa, jadi Setiap desa memiliki karakter yang berbeda-beda. Baru pengembangan projek.” Ujar Ade Rifai, selaku founder komunitas panca darma.

Pada bidang pendidikan, panca darma melakukan kegiatan yang sudah dijadwalkan seperti public speaking, multimedia, menulis, dan kamera lubang jarum. Pada bidang ini dinamakan sekolah panca darma yang diikuti oleh siswa SMP dan SMA. Sekolah ini menjadi ruang anak-anak muda dan bukan dimaksudkan untuk menandingi lembaga sekolah pemerintah.

“Pandangan panca darma, tidak boleh membuka lembaga pendidikan baru yang mengimbangi atau bahkan menjadi tandingan sekolah formal, karena itu akan menimbulkan ketidakpercayaan terhadap sistem pendidikan pemerintah.” Ujarnya.

Dalam pengembangannya, komunitas ini memberikan edukasi kepada masyarakat. Pada bidang ekonomi atau yang diberi nama ruler garden, setelah sosialisasi program di terima, kemudian implementasi program ke masyarakat. Bidang ini pengembangannya sudah 75%  dalam pelaksanaan uji coba.

“Kita masih adopsi ilmu dari Bogor, di impelementasikan oleh panca darma dulu, seperti penanaman dan lainya barulah disampaikan ke masyarakat. Ini proyek besar,  saat ini belum disampaikan ke masyarakat.” Ujarnya.

Komunitas ini sudah melakukan pengenalan panca darma kepada masyarakat saat awal pembentukan melalui event ceremony dan lainnya. Pada saat itu, masyarakat memberikan tantangan untuk memutuskan rantai kriminalitas dan asusila, karena di Indramayu angka miras, begal dan seks bebas cukup tinggi. Katanya, sebelum mengembangkan kekuatan ekonomi, masyarakat memberikan tantangan tersebut.

“Masyarakat ingin membuka forum besar sehingga membentuk aturan desa atau aturan adat agar tidak lagi terjadi hal-hal yang dimaskud, itu tantangan besar bagi kami.” Ucapnya.

Menurut Ade, ia sudah merespon tantangan dari masyarakat, dan akan direncanakan setelah september, karena pada September ini akan ada pelaksanaan acara Bangkit Pemuda Menuju Rular Transform yang merupakan mimpi besar panca darma yaitu rural transform menjadi fasilitas untuk pengembangan pemuda tanpa ada diskriminasi. Rural transform merupakan transformasi pedesaan, dimulai dari bagaimana kondisi pedesaan, berambisi untuk berubah, dan memunculkan kemampuan-kemampuan serta keterampilan-keterampilan baru dari pemuda.

“Pada ruler tansform, kita per tahun ada follow up. Tahun ini, tahun pertama, perencanaan, pembentukan komitmen, pembuatan program, tahun selanjutnya evaluasi. Kami mengajak komunitas-komunitas dan masyarakat.” Ujarnya.

Komunitas panca darma terdiri dari beberapa pengurus hingga ada puluhan yang tercatat, namun 5 pengurus yang masih aktif, karena menurut Ade sistem kerelaan susah dibangun. Kemudian baru ada 6 volunteer yang mengajar di sekolah panca darma.(ade)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY