Atlet-atlet Pelatnas Serta Pengalaman Terakhirnya di PON

321

Cirebon, demosmagz.com – Bulu tangkis dalam pekan olahraga nasional (PON) sudah mengeluarkan para jawara-jawaranya. Mereka yang berhasil merebut emas dalam olahraga paling sering menghasilkan prestasi bagi Indoneia itu pasti memiliki kebanggaan tersendiri. Sebuah prestasi yang mungkin tidak mudah diulang di PON empat tahun mendatang. Bahkan, beberapa atlet bulutangkis yang sudah malang melintang di kejuaraan internasional menjadikan PON jawa Barat sebagai PON terakhir dalam kariernya.

Betul saja, dalam aturan Pekan Olahraga Nasional, atlet-atlet yang boleh berlaga di cabang olahraga bulu tangkis adalah atlet yang memiliki umur 25 tahun ke bawah. Bagi mereka yang diatas umur tersebut maka tidak memiliki kesempatan kembali untuk berlaga di Pekan Olahraga paling bergengsi di tanah Air tersebut.

Sejumlah nama tenarpun mesti gantung raket dari PON. Beberapa dari mereka sudah tidak cukup umur lagi di PON 2020 nanti. Sebut saja nama tenar seperti Marcus Fernaldi Gideon. Atlet yang sempat berpasangan dengan Markis Kido itu sudah berumur 25 tahun di PON jabar ini. itu artinya dirinya tak bisa lagi bertanding di PON selanjutnya.

Selain itu ada nama beken Praven Jordan. Pria yang pernah mempersembahkan prestasi All Engand untuk Indonesia itu kini telah berumur 23 tahun. Pria kelahirna 1993 itu sudah pasti tak bisa berlaga di PON empat tahun lagi. Selain Praveen dan Gideon, nama terakhir hadir dari kontingen Jabar. Ricky Karanda Suwardi, pria asal Cirebon itu sudah berumur 24 tahun pada PON kali ini

Meski begitu, ketiganya sukses menyabet emas di PON terakhirnya. Praveen dan Gideon mendapatkanya di nomor perorangan. Dan Ricky memperolehnya di nomor beregu putra. Sementara itu kita masih dapat melihat aksi pemain pelatnas lain di PON 2020 nanti. Ya, kita masih dapat menyaksikan Jonatan Christi, Ihsan Maulana Mustofa ataupun Anthony Ginting di PON ke 20.(Wildan)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY